Tomcat Tak Menggigit, Sentil Saja kalau Hinggap

Kompas.com - 22/03/2012, 05:57 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

SURABAYA, KOMPAS.com — Ahli alergi dan imunologi dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak pada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya, Dr dr Anang Endaryanto SpA(K), menyarankan cara mudah menghadapi tomcat.

Tak perlu khawatir dengan serangan tomcat. Sebab, pada dasarnya serangga tersebut tidak menyerang manusia secara langsung.

"Tomcat itu tidak menggigit, tapi hanya menempel. Karena itu, kalau dia hinggap cukup disentil saja, lalu bekas hinggapnya dibersihkan. Yang penting, jangan dipukul atau dipencet, karena cairan yang dikeluarkan bisa bersifat hypersensitive," katanya di Surabaya, Rabu (21/3/2012).

Cairan hypersensitive yang dikeluarkan tomcat itu dapat menimbulkan reaksi yang merugikan pada manusia karena mengakibatkan alergi, nyeri, kemerahan, gatal, dan bahkan hingga menyebabkan penderitanya mengalami radang akibat iritasi dan demam.

Ia menegaskan bahwa cairan yang dikeluarkan tomcat itu bersifat asam. Karena itu, dapat dinetralkan dengan zat yang bersifat basa, seperti sabun mandi.

"Tapi, cara yang paling baik adalah disentil, lalu bekas hinggap dari tomcat itu dibersihkan dengan sabun," katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Soetomo Surabaya dr Dodo Anondo MPh menyatakan, Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr Budi Rahayu sudah membentuk tim khusus untuk penanganan serangan tomcat itu.

"Masyarakat tidak perlu resah karena serangan serangga tomcat itu sudah rutin setiap tahun," katanya.

Menurut mantan Direktur RSUD Madiun itu, tomcat menjadi terkenal saat ini akibat alat komunikasi yang sekarang cukup canggih. Selama ini, serangga tersebut hidup di sawah-sawah dan daerah yang lembab membantu petani untuk memakan hama wereng cokelat.

Namun, pada musim tertentu populasi bertambah sehingga menjangkau permukiman manusia. Korban tomcat pun mencapai lebih dari 100 orang di Surabaya dan dilaporkan di 13 kecamatan. Ke-13 puskesmas di Surabaya yang merawat pasien tomcat yaitu Puskesmas Keputih, Kenjeran, Mulyorejo, Pakis, Medokan Ayu, Pacar Keling, Sidotopo, Rangkah, Sawahan, Wiyung, Kebonsari, Sememi (Benowo), dan Putat.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

    Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

    Regional
    Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

    Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

    Regional
    Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

    Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

    Regional
    Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

    Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

    Regional
    Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

    Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

    Regional
    2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

    2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

    Regional
    Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

    Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

    Regional
    Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

    Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

    Regional
    Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

    Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

    Regional
    Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

    Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

    UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

    UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

    Regional
    Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

    Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

    Regional
    Detik-detik Sopir Angkot Tewas Ditikam Pemuda Mabuk, Pelaku Tersinggung Korban Geber Gas Mobil

    Detik-detik Sopir Angkot Tewas Ditikam Pemuda Mabuk, Pelaku Tersinggung Korban Geber Gas Mobil

    Regional
    Geger Video Penampakan Pocong, Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Hoaks

    Geger Video Penampakan Pocong, Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Hoaks

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X