Serangan Tomcat Diperkirakan Tak Berlangsung Lama

Kompas.com - 21/03/2012, 20:05 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Serangan Paederus fuscipes atau serangga tomcat diperkirakan tidak berlangsung lama. Serangan ini mungkin akan berakhir dalam waktu satu bulan.

Serangan tomcat mulai menggegerkan warga Surabaya ketika kumbang tersebut pertama kali menyerang warga di apartemen East Coast Surabaya, Selasa (13/3/2012). Terhitung sejak tanggal tersebut, sudah seminggu tomcat menyerang. Laporan serangan juga dijumpai di Situbondo dan daerah lain, meski tak bisa dikatakan bahwa tomcat sudah menyebar atau mewabah.

Peneliti serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hari Sutrisno, memperkirakan serangan ini akan segera berhenti. "Serangan ini tidak akan berlangsung lama, paling banter satu bulan," kata Hari kepada Kompas.com, Rabu (22/3/2012).

Hari menduga, banyaknya serangan tomcat kali ini berkaitan dengan kelimpahan serangga yang menjadi makanan tomcat. Tomcat umumnya memakan serangga lain yang masih pada fase pradewasa.

Hari menerangkan, dalam waktu beberapa lama, serangga yang menjadi makanan tomcat akan menjadi dewasa sehingga tak bisa lagi dimakan. Saat itu, populasi tomcat akan mulai menurun. Hari juga menegaskan bahwa tomcat tidak perlu dibasmi.

Ia mengibau agar masyarakat menghindari serangan tomcat dengan menutup pintu dan jendela sebelum menyalakan lampu di malam hari. Warga sebaiknya juga tidak menggencet serangga ini jika hinggap di bagian tubuh.

Sementara itu, penyemprotan dengan pestisida alami bisa dilakukan di dekat pemukiman. Namun, penyemprotan tak perlu dilakukan di lokasi persawahan yang menjadi habitat tomcat.

Outbreak atau wabah tomcat pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1990. Selain itu, outbreak serupa juga pernah terjadi di Australia, Srinlanka, India, dan Malaysia.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

    Atas Permintaan Wali Murid, SMP di Brebes Sekolah Tatap Muka, Siswa Diminta Tak Pakai Seragam

    Regional
    1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

    1 WN Amerika Tenggelam, 20 Penyelam Profesional Dikerahkan dan 2 Perwira TNI Ikut Pantau

    Regional
    Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

    Bocah 8 Tahun Dicabuli, Dibunuh dan Dibuang ke Semak-semak, Ini Motif Tersangka

    Regional
    Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

    Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bupati Jombang Menyesalkan

    Regional
    Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

    Ayah Perkosa Anak Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tutupi Perbuatan Pelaku, Terbongkar Setelah Melahirkan

    Regional
    Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

    Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI

    Regional
    1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

    1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Ditemukan, 3 Orang Masih Dicari

    Regional
    Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

    Pemuda Ini Cabuli dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Mengaku Sering Dimarahi Orangtua Korban

    Regional
    19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

    19 Hari Menghilang, Seorang Kakek Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

    Regional
    Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

    Nasib Nenek Uho, Ditemukan Tergolek Tak Berdaya di Gubuk Bersama Ayam

    Regional
    Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

    Polisi Ringkus Komplotan Begal, 4 Pelaku Masih di Bawah Umur

    Regional
    Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

    Pemkot Semarang Upayakan Semua Siswa dan Guru Dapatkan Kuota Internet Gratis

    Regional
    Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

    Pria Ini Perkosa Anak Tirinya Sampai Hamil, Bayinya Meninggal Setelah Dilahirkan

    Regional
    Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

    Pelaku yang Begal Ibu Hamil di Palembang Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi

    Regional
    Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

    Begal Ibu Hamil, Pelaku: Saya Tidak Ada Uang untuk Makan

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X