Perketat Keamanan, Korem 163 Denpasar Pun Bersiaga - Kompas.com

Perketat Keamanan, Korem 163 Denpasar Pun Bersiaga

Kompas.com - 22/02/2012, 02:05 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Untuk memperketat pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan Denpasar, Bali, yang mengalami kebakaran akibat amukan para narapidananya, anggota TNI dari Korem 163 Denpasar juga diturunkan. Sekitar 50 anggota tentara tersebut, lengkap dengan senjata laras panjang, bersiaga di depan pintu lapas.

Ini merupakan bantuan tambahan untuk mengatasi situasi di Lapas Kerobokan. Sebelumnya, sudah ada aparat keamanan dari Polda Bali, Polresta Denpasar, dan Polres Badung, sesaat setelah lapas tersebut terbakar pada Rabu (22/2/2012) dini hari Wita.

Para napi Lapas Kerobokan mengamuk dan membakar lapas pada Rabu (22/2/2012) dini hari sekitar pukul 00.00 Wita. Kebakaran awalnya terjadi di kantor untuk masuk ke lapas dan api langsung membesar, yang membuat suasana mencekam.

Tiga mobil pemadam kebakaran dan dua water canon sudah berusaha memadamkan api, tetapi sampai saat ini belum teratasi. Petugas pun memberikan perintah tembak di tempat apabila para napi berbuat onar lagi.

Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, dan Bupati Badung, Anak Agung Gde Agung, juga langsung turun ke lokasi untuk meninjau keadaan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

    Terkini Lainnya

    Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

    Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

    Regional
    Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

    Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

    Nasional
    KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

    KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

    Nasional
    Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

    Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

    Megapolitan
    Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

    Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

    Regional
    Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

    Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

    Nasional
    Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

    Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

    Nasional
    Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

    Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

    Internasional
    Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

    Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

    Internasional
    Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

    Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

    BrandzView
    KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

    KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

    Nasional
    Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

    Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

    Nasional
    Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

    Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

    Regional
    Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

    Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

    Megapolitan
    Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

    Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

    Nasional

    Close Ads X