Sidang Pembunuhan Istri Kelima Ricuh

Kompas.com - 08/02/2012, 19:50 WIB
|
EditorTri Wahono

BULUKUMBA, KOMPAS.com - Sidang pembunuhan yang dilakukan Ansar Asmadi alias Irsa terhadap istri kelimanya, Nurlaela, di Pengadilan Negeri Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu (8/2/2012), diwarnai kericuhan. Kericuhan terjadi kala keluarga korban yang datang tidak puas dengan hasil putusan majelis hakim yang diketuai oleh  Muhammad Rasyid.

Ansar yang sehari-harinya pegawai honorer dari kesatuan Pemadam Kebakaran sebenarnya telah divonis oleh majelis hakim 14 tahun penjara. Putusan tersebut lebih tinggi dari tuntutan sebelumnya oleh jaksa penuntut umum yang hanya menuntut terdakwa 12 tahun. Kendati demikian, keluarga korban kecewa dengan hasil keputusan dan membuat gaduh di dalam ruang sidang hingga di luar ruang sidang. Keluarga korban menilai, putusan yang diberikan majelis hakim tidak sebanding dengan perbuatan terdakwa.

Pantauan Kompas.com di pengadilan, puluhan aparat kepolisian dari Polres Bulukumba yang sudah sigap menghalau amukan massa yang mengamuk dan hendak menyerang terdakwa disaat baru saja keluar dari ruang sidang. Untuk menghindari kericuhan, petugas terpaksa mengevakuasi terdakwa melalui pintu belakang kantor pengadilan menuju ruang tahanan negara di Taccorong. Hal itu terpaksa dilakukan mengingat puluhan keluarga korban masih tengah berjaga-jaga di depan kantor.

Ansar dihadapkan ke meja hijau setelah terbukti melakukan pembunuhan terhadap istri sirinya itu dengan cara memukul kepala korban sebanyak lima kali di rumahnya di Jalan Lanto Daeng Pasewang Bulukumba, pada September 2011 lalu. Pengakuan terdakwa kala menjalani persidangan sebelumnya, dirinya terpaksa melakukan hal tersebut karena tidak tahan istri yang baru dinikahinya berjalan empat bulan itu terus memarahinya dengan mengatakan tidak pernah diberi uang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.