Jalur Evakuasi Gunung Papandayan Rusak Berat

Kompas.com - 28/08/2011, 09:33 WIB
EditorHeru Margianto

GARUT, KOMPAS.com - Infrastruktur di jalur evakuasi letusan Gunung Papandayan di Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, rusak berat. Jalan sepanjang 3 kilometer yang menghubungkan Desa Karamatwangi dan titik pengungsian utama di Alun-alun Cisurupan dipenuhi lubang besar dan membentuk kubangan air.

Jalan yang rusak itu mengakibatkan waktu perjalanan dari Desa Karamatwangi ke Alun-alun Cisurupan lebih lama. Seharusnya jalan di jalur tersebut bisa ditempuh 10-15 menit, tetapi karena rusak, waktu perjalanan kendaraan sepeda motor dan mobil menjadi 30 menit.

”Kami meminta pemerintah segera memperbaikinya karena jalan rusak akan menyulitkan proses evakuasi bagi ribuan warga di Karamatwangi apabila Papandayan meletus sewaktu-waktu,” kata Kepala Urusan Pemerintahan Desa Karamatwangi Oop Saropudin saat simulasi mitigasi bencana alam Gunung Papandayan di Alun-alun Cisurupan, Kabupaten Garut, Sabtu (27/8).

Desa Karamatwangi adalah salah satu tempat yang rawan terdampak letusan Gunung Papandayan karena jaraknya hanya sekitar......(selengkapnya baca Harian Kompas, Minggu 28 Agustus 2011, halaman 4).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.