Waspada Parsel Kedaluarsa

Kompas.com - 21/08/2011, 11:24 WIB
EditorMarcus Suprihadi

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com- Badan Pengawas Obat dan Makanan Kepulauan Bangka Belitung menerjunkan tim pemantau ke berbagai toko makanan. Tim itu untuk memastikan tidak ada makanan atau minuman kedaluarsa atau tidak layak edar dijadikan parsel.

Kepala Seksi Penindakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Iswandi mengatakan, tim terdiri dari tim terbuka dan tertutup. Tim tertutup akan mendatangi berbagai toko terutama pada jam ramai pengunjung.

"Tim tertutup akan memastikan kondisi toko sebenarnya. Jadi, akan kelihatan apakah toko benar-benar hanya menjual makanan dan minuman layak edar atau tidak," ujarnya di Pangkal Pinang, Minggu (21/8/2011).

Sedangkan tim terbuka, terutama akan mendatangi toko yang terindikasi menjual makanan dan minuman kadaluarsa. Potensi penjualan itu terutama bisa dilakukan dengan mengemas makanan dan minuman kadaluarsa sebagai parsel. "Kami ingin memastikan masyarakat tidak membeli makanan dan minuman tidak layak edar. Apalagi, jika makanan dan minuman itu dijadikan parsel," ujarnya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X