Maskapai Tetap Boleh Terbang ke Manado

Kompas.com - 18/07/2011, 15:29 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com -  Setelah mengamati perkembangan erupsi Gunung Lokon, di Tomohon, Sulawesi Utara, Menteri Perhubungan Freddy Numberi menjelaskan, maskapai masih boleh terbang menuju ke Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

"Harus dipertahankan (jarak terbang), 10 Nautical Mile (atau sekitar 18,52 kilometer) dari Gunung Lokon," kata Menhub, Senin (18/7/2011) ditemui usai pertemuan antara Menhub dengan Presiden International Civil Aviation Organization (ICAO) di Gedung Kementerian Perhubungan.

Juru bicara Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan mengatakan, Kemhub selalu mengamati perkembangan Gunung Lokon dari waktu ke waktu. Termasuk memantau letusan, yang Senin siang tadi, pukul 13.34 WITA menyemburkan abu vulkanik setinggi 600 meter.

Pada hari Jumat (15/7/2011), Kemenhub telah menerbitkan Notam Office Ditjen Perhubungan Udara No. A0920/11. Pengaruh debu vulkanik Gunung Lokon pada Ashtam No mor 0032/11 adalah orange yang berarti semua penerbangan yang melewati kawasan tersebut harus siaga.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

    Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

    Regional
    Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

    Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

    Regional
    Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

    Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

    Regional
    Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

    Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

    Regional
    Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

    Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

    Regional
    Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

    Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

    Regional
    Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

    Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

    Regional
    Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

    Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

    Regional
    Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

    Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

    Regional
    Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

    Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

    Regional
    Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

    Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

    Regional
    Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

    Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

    Regional
    BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

    BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

    Regional
    Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

    Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

    Regional
    Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

    Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X