KA Senja Kediri Jakarta-Malang mulai 1 Juli

Kompas.com - 27/06/2011, 13:59 WIB

MALANG, KOMPAS.com - PT Kereta Api Daops 8 Surabaya membuka jalur baru Malang-Jakarta untuk kelas bisnis pada 1 Juli mendatang. Pasalnya, jalur yang ada sudah mulai overload, hal itu diungkap Kepala Stasiun Kota Baru Malang, Jawa Timur, Ali Afandi saat ditemui di kantornya, Senin (27/6/2011).

"Jalur baru Malang-Jakarta itu akan diberlakukan pada 1 Juli 2011 nanti. KA itu akan melewati Semarang. Berangkatnya pada pukul 13.50 WIB, tiba ke Jakarta pada pukul 06.36 WIB," jelasnya.

Adapun tarifnya tiketnya, jelas Ali, untuk tarif batas atas (TBA) senilai Rp 250.000, untuk tarif batas bawah (TBB) seharga Rp 130.000. "Tak ada penambahan fasilitas dalam KA tersebut," aku Ali.

Stasiun pemberhentian untuk jalur ini adalah Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, Nganjuk, Madiun, Paron, Walikukun, Kedungjati, Brumbung, Semarang Tawang, Pekalongan, Tegal, Cerebon, Bekasi, Jatinegara, Jakarta Pasar Senen.

"Nama keretanya Senja Kediri. sebenarnya, KA senja Kediri itu, sebelumnya sudah dioperasikan untuk jalur Jakarta-Kediri. Saat ini diperpanjang, ke jalur Malang-Jakarta," katanya.

Karena jelas Ali, selama ini, untuk KA Matarmaja, Malang-Jakarta, penumpangnya sudah overload. "Alternatifnya, harus menambah jalur lagi. Yakni, KA Senja Kediri itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Ali menegaskan, KA Senja Kediri tersebut akan berangkat sehari 1 kali. Tujuh gerbong disiapkan untuk menampung 450 penumpang. 

"Itu dalam sekali berangkat. Kalau dihitung, dalam satu gerbongnya berarti 64 penumpang," katanya.

Selama ini, stasiun KA Kota Baru Malang memberangkatkan 12 KA setiap hari. "Dengan ditambahnya KA Senja Kediri itu, berarti menjadi 13 KA yang diberangkatkan," terang Ali.

Dengan membuka jalur baru tersebut Ali berharap, pelayanan kepada para penumpang terus membaik. "Penumpang semakin puas dan merasa aman naik KA. Apalagi saat ini sudah menjelang Lebaran," katanya.


EditorKistyarini

Terkini Lainnya

Anggota ISIS Berjuluk 'Suara Serangan Paris' Terbunuh di Suriah

Anggota ISIS Berjuluk "Suara Serangan Paris" Terbunuh di Suriah

Internasional
Majelis Lintas Agama di Bali Serukan Provider Hentikan Layanan Internet Saat Nyepi

Majelis Lintas Agama di Bali Serukan Provider Hentikan Layanan Internet Saat Nyepi

Regional
KPU dan Bawaslu Ingatkan Menteri yang Kampanye Harus Cuti

KPU dan Bawaslu Ingatkan Menteri yang Kampanye Harus Cuti

Nasional
24 Februari, Jokowi Akan Pidato 'Optimis Indonesia Maju'

24 Februari, Jokowi Akan Pidato "Optimis Indonesia Maju"

Nasional
5 Fakta Bocah Ditembak Oknum Pejabat di Ambon, Gara-gara Mangga Jatuh hingga Masih Kerabat Wali Kota

5 Fakta Bocah Ditembak Oknum Pejabat di Ambon, Gara-gara Mangga Jatuh hingga Masih Kerabat Wali Kota

Regional
Pemilih Berhak Mendapatkan Informasi Komprehensif tentang Paslon

Pemilih Berhak Mendapatkan Informasi Komprehensif tentang Paslon

Nasional
Bayi dari Ibu Hamil yang Dibunuh Suami dalam Kondisi Sehat

Bayi dari Ibu Hamil yang Dibunuh Suami dalam Kondisi Sehat

Regional
Putrinya Ditolak Trump Masuk AS, Ayah Pengantin ISIS Gugat Pemerintah

Putrinya Ditolak Trump Masuk AS, Ayah Pengantin ISIS Gugat Pemerintah

Internasional
Terancam Kekurangan Pangan hingga 1,4 Juta Ton, Korut Minta Bantuan PBB

Terancam Kekurangan Pangan hingga 1,4 Juta Ton, Korut Minta Bantuan PBB

Internasional
Korban Tewas Tragedi Kebakaran di Bangladesh Bertambah Jadi 78 Orang

Korban Tewas Tragedi Kebakaran di Bangladesh Bertambah Jadi 78 Orang

Internasional
Pesan Jokowi untuk Polri, Usut Mafia Bola sampai Tuntas!

Pesan Jokowi untuk Polri, Usut Mafia Bola sampai Tuntas!

Nasional
Hoda Muthana: Dari Siswi Pemalu Berubah Menjadi Corong ISIS

Hoda Muthana: Dari Siswi Pemalu Berubah Menjadi Corong ISIS

Internasional
Ditjen Gakkum LHK Bongkar Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi dengan Jaringan hingga ke Malaysia

Ditjen Gakkum LHK Bongkar Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi dengan Jaringan hingga ke Malaysia

Regional
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada 15 Siswa, Guru Honorer Ditangkap

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada 15 Siswa, Guru Honorer Ditangkap

Regional
Ibu Ini Suapi Anaknya yang Main Game Online Selama 48 Jam

Ibu Ini Suapi Anaknya yang Main Game Online Selama 48 Jam

Internasional

Close Ads X