Banjir Bandang Aceh Tewaskan 21 Orang

Kompas.com - 11/03/2011, 16:47 WIB
EditorBenny N Joewono

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Tim SAR yang dibantu masyarakat berhasil menemukan dan mengevakuasi 21 jenazah korban banjir bandang yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (10/3/2011) malam.

Salah seorang relawan Nasional Demokrat, Zulfikar, saat dihubungi dari Banda Aceh, Jumat (11/3/2011), menyatakan, 21 jenazah tersebut ditemukan di empat desa, yakni Rantau Panjang (11), Blang Dalam (4), Peunalon, dan Layan masing-masing tiga jenazah.

Tim SAR dan masyarakat hingga kini terus mencari korban yang diperkirakan masih terbawa arus banjir bandang yang terjadi pukul 21.30 WIB. Tangse berada sekitar 50 km dari Sigli, Ibu kota Kabupaten Pidie, atau 170 km dari Banda Aceh.

Banjir bandang tersebut juga mengakibatkan 102 rumah warga hancur, rusak berat dan ringan. Sementara ribuan warga terpaksa mengungsi yang dipusatkan di tiga titik.


Zulfikar menuturkan, para relawan menghadapi kendala untuk mencari korban, khususnya di Desa Rantau Panjang, karena jembatan yang menghubungkan daerah itu putus.

Banjir akibat hujan deras selama dua hari di daerah pegunungan itu juga merusak berbagai fasilitas publik.

Kepala Biro Hukum dan Humas Pemerintah Aceh Makmur Ibrahim menyebutkan, Gubernur Irwandi Yusuf dan pejabat terkait serta relawan menuju lakosi sambil membawa bantuan logistik.

"Kami telah kerahkan bantuan dan obat-obatan ke lokasi banjir. Gubernur Irwandi Yusuf juga akan berkunjung ke Tangse petang ini," katanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X