Hip-hop dan Nuansa Jawa di Mukernas PKS

Kompas.com - 25/02/2011, 00:38 WIB
Editoryuli

SLEMAN, KOMPAS.com - Nuansa Jawa mewarnai pembukaan rapat partai yang dibangun dengan mimpi menegakkan syariat Islam, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di Sleman, Provinsi DI Yogyakarta, Kamis (24/2/2011) malam.

Nuansa Jawa tersebut di antaranya tampak dari pakaian para kader PKS yang bertugas dalam pembukaan Musyawarah Kerja Nasional PKS. Mereka berbusana adat khas Jawa berupa kain surjan lengkap dengan blangkon.

Bahkan Ketua Panitia Mukernas PKS yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS DIY, Sukamta, saat menyampaikan sambutan juga mengenakan pakaian adat Yogyakarta tersebut.

Selain itu sejumlah tarian Jawa khas Yogyakarta juga memeriahkan pembukaan Mukernas yang diikuti sekitar 3.500 kader PKS dari 33 provinsi se-Indonesia seperti "Beksan" (Tarian) Lawung Ageng yang merupakan karya Sri Sultan Hamengku Buwono I maupun tarian Anoman Obong.

Bahkan iringan musik dalam penyambutan tamu undangan dengan menggunakan alunan gamelan yang dimainkan langsung. Guna menguatkan dukungan PKS terhadap status keistimewaan DIY, diputar juga lagu hip-hop Yogyakarta Istimewa untuk penyambutan.

Ketua DPD PKS DIY Sukamta maupun Presiden PKS Lutfi Hasan dalam orasinya juga menyatakan tetap konsisten mendukung keistimewaan Yogyakarta. Mukernas PKS yang dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan didampingi Presiden PKS Lutfi Hasan akan berlangsung hingga 26 Februari.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Regional
Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Regional
Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Regional
Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Regional
Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Regional
BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

Regional
6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

Regional
Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Regional
6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

Regional
Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Regional
4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

Regional
Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Regional
Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X