Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ribuan Warga Medan Terpaksa Mengungsi

Kompas.com - 06/01/2011, 20:16 WIB
EditorI Made Asdhiana

MEDAN, KOMPAS.com — Meluapnya tiga sungai besar yang melintasi Kota Medan, yakni Sungai Deli, Belawan, dan Babura, sejak Rabu (5/1/2011) malam hingga Kamis (6/1/2011), membuat ribuan rumah di 11 kecamatan terendam. Ribuan warga terpaksa mengungsi dengan bawaan seadanya. Banjir diperkirakan masih belum surut mengingat curah hujan di Medan dan daerah hulu ketiga sungai masih tinggi.

Wilayah terparah yang terendam banjir adalah Kecamatan Medan Maimun. Sebanyak enam kelurahan yang berada di Kecamatan Medan Maimun seluruhnya terendam banjir. Keenam kelurahan ini dilintasi oleh aliran Sungai Deli.

Salah seorang warga Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Rodiyah, menuturkan, banjir mulai menenggelamkan rumah warga sejak Rabu pukul 21.30. "Sampai pukul 02.00 dini hari, air sudah setinggi lutut di loteng rumah saya. Enggak ada lagi yang bisa kami selamatkan karena air pun sudah mencapai lantai dua rumah kami," ujar Rodiyah.

Salah seorang warga yang tinggal di Kompleks Menan, Kelurahan Sei Mati, Benhur, menuturkan, hanya dua jam setelah hujan deras turun ketinggian air sudah mencapai 2,5 meter setengah. "Air sudah sampai atap rumah hanya dua jam setelah hujan deras mulai turun pukul 21.30. Melihat kecepatan air yang tiba-tiba itu, kami sudah tak berpikir apa-apa lagi, kecuali menyelamatkan diri," ujar Benhur, yang mengaku hanya membawa baju yang dikenakan saat itu.

Sekretaris Kecamatan Medan Maimun Ody Prasetyo mengakui, meski berada di tengah kota, wilayahnya terkena dampak paling buruk jika terjadi luapan Sungai Deli. "Kalau daerah lain belum banjir saja, Medan Maimun sudah pasti banjir," ujarnya.

Menurut Ody, dari data sementara yang masuk ke pihaknya, di Kelurahan Kampung Baru ada 920 rumah terendam, di Kelurahan Jati 20 rumah terendam, di Kelurahan Sukaraja 138 rumah, di Kelurahan Aur 687 rumah, di Kelurahan Hamdan 430 rumah, dan Kelurahan Sei Mati 628 rumah.

Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, ada 11 kecamatan di Medan yang dilalui aliran tiga sungai. "Ketiga sungai ini meluap sehingga wilayah yang terendam ada di 11 kecamatan. Kami belum bisa menghitung dengan pasti kerugian akibat banjir ini," ujarnya.

Dia mengatakan, banjir besar sebelum ini memang sudah pernah terjadi pada tahun 2002. "Tetapi, tampaknya memang tidak sebesar banjir kali ini," katanya. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat banjir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.