Grafik Seismograf Masih Tinggi

Kompas.com - 07/11/2010, 23:57 WIB
EditorTri Wahono

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Data seismik di stasiun seismograf Plawangan, Kaliurang, hingga Minggu (7/11/2010) malam masih menunjukkan intensitas tinggi kegempaan vulkanik gunung Merapi. Tingginya intensitas itu menunjukkan Merapi masih menyimpan energi besar yang siap dilepaskan.

Namun begitu, Kepala Badan Geologi Kementrian Eenergi dan Sumber Daya Mineral Dr M Sukhyar mengatakan kekuatan letusan sepanjang Minggu sejak dini hari tidak sebesar erupsi Jumat dan Sabtu. "Energi letusan hari ini masih setengah dari letusan Jumat-Sabtu," kata Sukhyar.

Petugas pos pengamatan gunung Merapi di Kaliurang, Babadan, dan Jrakah tidak bisa setiap saat meneruskan hasil pengamatan visual mereka. Awan tebal yang menyelimuti badan gunung cukup menyulitkan. Oleh sebab itu arah luncuran awan panas dan lava pijar pun sulit dideteksi.

Merapi hingga Minggu sore terus meluncurkan guguran lava pijar dan awan panas ke tiga sisi lereng. Dari pengamatan visual yang diinformasikan melalui jaringan radio komunikasi, guguran lava pijar Merapi mengarah ke selatan dan tenggara serta barat daya.

Guguran menimbulkan suara gemuruh, angin di atas bertiup ke timur laut. Laporan radiokom dari pantauan visual pos-pos warga di radius jangkauan pandang sisi selatan dan tenggara.

Sebelumnya, sekitar pukul 15.00 terpantau secara visual, terjadi semburan material vulkanik secara vertikal. Indikasi kuatnya energi Merapi yang masih tersimpan terdeteksi dari denging sinyal telemetri seismograf yang bisa dimonitor

Sedangkan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tetap menetapkan radius bahaya letusan Merapi masih 20 kilometer dari puncak Merapi

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

    Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

    Regional
    Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

    Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

    Regional
    BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

    BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

    Regional
    Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

    Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

    Regional
    PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

    PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

    Regional
    Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

    Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

    Regional
    Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

    Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

    Regional
    Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

    Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

    Regional
    Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

    Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

    Regional
    Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

    Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

    Regional
    Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

    Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

    Regional
    Pesan Gubernur Bali: Kita Tidak Boleh Lupakan Budaya Lokal...

    Pesan Gubernur Bali: Kita Tidak Boleh Lupakan Budaya Lokal...

    Regional
    Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Daerah Turun Hujan Abu

    Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Daerah Turun Hujan Abu

    Regional
    'Sekali Lagi Itu Bukan Penjarahan, Mereka Kelaparan'

    "Sekali Lagi Itu Bukan Penjarahan, Mereka Kelaparan"

    Regional
    Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Oknum PNS Diturunkan Pangkatnya

    Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Oknum PNS Diturunkan Pangkatnya

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X