BP Migas Dukung Pemprov Kaltim

Kompas.com - 10/10/2010, 11:10 WIB
EditorAchmad Subechi

Ditanya mengenai rencana Jepang yang berniat mengurangi impor gas dari Kaltim, menurut Elan Biantoro, kemungkinan terjadi karena salah satu operator migasnya Inpex juga turut dalam negosiasi tersebut. Akan tetapi, hal itu telah biasa terjadi, dan pemerintah juga tidak akan menghapus kontrak Inpex pada 2017 nanti. "Tidak mungkin Inpex akan diputus kontraknya, karena Inpex telah 50 tahun ikut berjasa bagi devisa Indonesia. Kita hanya ingin agar ada perusahaan lokal ikut dalam pengelolaan migas saja," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Kaltim masih menunggu sinyal dari Pemerintah Pusat RI di Jakarta tekait izin perpanjangan pengelolaan Blok Mahakam oleh PT Total E&P Indonesie (TEPI). Pasalnya, jika izin sudah turun, maka Pemprov yang telah menggandeng PT Yudhistira atas persetujuan DPRD Kaltim bisa ikut mengelola sumur migas tersebut.

"Kita belum tahu kabar dari Pemerintah Pusat. Apakah Pemerintah Pusat menyetujui perpanjangan izin yang telah diajukan Total? Itu yang belum kita tahu. Izin pengelolaan Total baru habis tahun 2017," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Kaltim Sya'bani.

Pemprov Kaltim sendiri, diam-diam telah menyiapkan diri untuk ikut dalam participant interest tanpa harus mengeluarkan biaya APBD dengan cara menggandeng PT Yudhistira, kesepakatan joint venture untuk mengelola 15 persen saham yang akan ditawarkan Pemerintah Pusat lewat Pertamina. (ewa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.