Kolam Apung Pertama di Asia Tenggara

Kompas.com - 06/06/2010, 14:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pembangunan Jaya Ancol meluncurkan sarana hiburan baru berupa kolam apung di taman bermain air, Atlantis Water Adventure, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Minggu (6/6/2010). Kolam yang memungkinkan pengunjungnya membaca sambil berbaring di atas air tersebut merupakan kolam apung pertama di Asia Tenggara.

"Pembangunan wahana ini terinspirasi dari Laut Mati di Timur Tengah, dan mungkin pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Semoga yang diresmikan bisa bermanfaat," ujar Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol Budi Karya Sumadi, saat peluncuran, Minggu.

Peluncuran kolam apung Atlantis Water Adventure tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Budi Karya Sumadi, yang disusul dengan atraksi mengapung bersama antara kru Jaya Ancol dan artis Talita Latief sebagai pembawa acara peluncuran.

Proses pembangunan kolam apung tersebut telah melewati uji coba ilmiah sejak 2006 sehingga menghasilkan air kolam dengan kadar mineral dan garam 10 kali lebih tinggi dari kadar air laut yang dinyatakan aman. "Yang unik adalah proses pembuatan airnya sendiri, dengan menggunakan proses reverse osmosis. Jadi, air di sini bisa disamakan dengan air Laut Mati, Jordania," kata Budi.


Kolam apung seluas 500 meter persegi yang tersedia untuk pengunjung mulai hari ini tersebut nantinya, kata Direktur Rekreasi Jaya Ancol Winarto, akan diperluas, tergantung minat pengunjung. "Ini baru tahap awal, nanti akan diikuti dengan lingkup yang lebih besar," katanya. Bagi pengunjung yang hendak menikmati kolam apung, mereka tidak perlu membayar biaya tambahan, cukup tiket masuk Atlantis Water Adventure senilai Rp 90.000."

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorTri Wahono
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Rp 60 Miliar Dana Hibah dan Bansos Belum Dipertanggungjawabkan, Ini Kata Bupati Keerom Papua

Rp 60 Miliar Dana Hibah dan Bansos Belum Dipertanggungjawabkan, Ini Kata Bupati Keerom Papua

Regional
Viral, Ajakan Menyerbu Pantai Parangtritis Pakai Baju Hijau, Tantang Nyi Roro Kidul

Viral, Ajakan Menyerbu Pantai Parangtritis Pakai Baju Hijau, Tantang Nyi Roro Kidul

Regional
Soal Kelanjutan LRT, Pemkot Bogor Siap Datangkan Trem dari Belanda

Soal Kelanjutan LRT, Pemkot Bogor Siap Datangkan Trem dari Belanda

Regional
Polisi Tangkap Pimpinan dan Puluhan Anggota Kelompok SMB di Jambi

Polisi Tangkap Pimpinan dan Puluhan Anggota Kelompok SMB di Jambi

Regional
Saat Kelebihan Bandung Jadi Inspirasi untuk Pemerintah Kota Surakarta

Saat Kelebihan Bandung Jadi Inspirasi untuk Pemerintah Kota Surakarta

Regional
5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

5 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Tengah Hutan Aceh

Regional
Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Regional
Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Regional
Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Regional
Kasus 'Bupati Biadab', Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Kasus "Bupati Biadab", Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Regional
Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Regional
Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Regional
Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Regional
Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Regional
Close Ads X