Dugaan Korupsi Buku Ajar Solo ke Pengadilan

Kompas.com - 07/12/2009, 20:13 WIB
Editormade

SOLO, KOMPAS.com - Proses hukum kasus dugaan korupsi buku ajar di Kota Solo kini berlanjut ke pengadilan. Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Solo, Senin (7/12) melimpahkan berkas perkara Proyek Bantuan Sarana Pendidikan Tahun 2003 Kota Solo, dengan terdakwa Drs Pradja Suminta SH MM dan Drs Amsori SH MPd.

Dalam perkara ini, Pradja selaku penanggung jawa proyek dan Amsori selaku pimpinan proyek, didakwa melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dalam proyek bantuan sarana pendidikan tahun anggaran 2003 Kota Solo, yang terkait dengan pengadaan buku serta alat peraga untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, senilai Rp 11 miliar.

Berkas perkara Pradja dan Amsori, dilimpahkan jaksa penuntut umum Y Sigit Kristanto, Senin siang, dan diterima Panitera Muda Pidana PN Solo, Sunarto. Selain surat dakwaan, Sigit juga menyerahkan berkas perkara dan 13 bendel barang bukti berupa dokumen.

"Kedua terdakwa masih dalam status penahanan. Setelah perkara ini dilimpahkan ke pengadilan, maka wewenang penahanan selanjutnya di tangan pengadilan," ujar Sigit.

Sunarto menyatakan setelah pelimpahan diterima, berkas perkara diregister kemudian dilaporkan kepada Ketua PN Solo, kemudian Ketua PN Solo akan menunjuk majelis hakim yang akan mengadili perkara tersebut.

Dalam perkara ini, Pradja dan Amsori yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Solo akan dijerat melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana di atur dalam Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UU 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU 20/2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP (primer).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X