Masih Ditemukan Kecurangan di Nias Selatan

Kompas.com - 08/07/2009, 19:13 WIB
Editor

TELUK DALAM, KOMPAS.com - Pemilu legislatif ulang dan pemilu presiden di Kabupaten Nias Selatan masih ditemukan berbagai kecurangan. Dua orang pemilih ditahan di Mapolres Nias Selatan karena tertangkap tangan mencontreng dua kali dan menggunakan formulir undangan memilih milik orang lain. Pelaksanaan pemilu ulang di Nias Selatan juga dipantau langsung hakim Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.

Selain ditemukannya kecurangan, pemilu ulang di Nias Selatan juga diwarnai mogok kerjanya petugas KPPS pada salah satu TPS di Desa Hilif alago, Kecamatan Teluk Dalam. Usai penghitungan suara untuk pemilu presiden, dengan alasan istirahat makan siang, KPPS meninggalkan TPS tanpa melanjutkan penghitungan suara untuk pemilu legislatif ulang. Sebelumnya KPPS di Ni as Selatan memang mengancam mogok kerja untuk pemilu legislatif ulang, jika honor mereka tak dinaikan.

Sempat juga terjadi keributan di TPS 12 Desa Pasar Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam. Keributan dipicu ketika salah seorang caleg tak masuk dalam daftar DPT. Caleg terse but memaksa menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP tetapi tidak disertai kartu keluarga. Petugas KPPS tak mengizinkan caleg tersebut ikut mencontreng. Di saat yang sama, Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia didampingi K etua KPU Nias Selatan Honogododo Gee, mencontreng di TPS yang sama.

Namun berdasarkan pantauan di lapangan, pelaksanaan pemilu legislatif ulang dan pemilu presiden di Nias Selatan berjalan lancar. Beberapa pemilih yang tak masuk dalam DPT, juga bisa menggunakan hak pilihnya ketika menunjukkan KTP dan kartu keluarga pada petugas KPPS.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Sumut Komisaris Besar Baharuddin Jafar, penanggung jawab 1.200 personel polisi yang diterjunkan ke Nias Selatan, laporan dari beberapa wilayah di pedalaman Nias Selatan juga rel atif aman dan lancar. Meski ada dua orang pemilih yang sedang kami periksa karena diduga melakukan kecurangan pemilu, secara umum pelaksanaan pemilu ulang dan pemilu presiden di Nias Selatan berjalan aman dan lancar. Memang ada beberapa masalah teknis di TPS seperti ada caleg yang komplain karena tak masuk DPT, atau saksi yang diminta membantu pemilih yang buta huruf, tetapi secara prinsip tak ada masalah berarti, ujar Baharuddin.

Baharuddin mengatakan, seluruh penyelenggara pemilu di Nias Selatan dan Sumut umumnya, harus mengevaluasi hasil pemilu ulang di daerah ini. Karena tak mungkin lima tahun lagi, polisi harus kembali menerjunkan 1.200 personelnya. Harus dicari jalan agar tak terulang masalah yang sama, katanya.

Hakim MK Akil Mochtar yang ikut memantau langsung pemilu ulang di Nias Selatan sesuai amar putusan MK juga mengaku puas. Menurut Akil, dari proses persiapan pencontrengan hingga penghitungan suara, sudah sesuai yang diharapkan dalam putusan MK. Ada beberapa masalah teknis seperti bilik suara yang terlalu terbuka, tetapi secara keseluruhan tak terlalu bermasalah, katanya.

Dia mengatakan, KPU Nias Selatan harus melaporkan seluruh proses pemilu ulang ini ke MK. Untuk selanjutnya MK menilai apakah semua proses pemilu ulang ini sudah sesuai dengan ketentuan perundangan, ujar Akil.

Terkait ditahannya dua orang pemilih yang tertangkap tangan berbuat curang, Ketua Panwaslu Nias Selatan Ismael Dachi mengatakan, Panwaslu ingin seluruh temuan kecurangan diproses secepatnya. Dia mengungkapkan, belum menemukan pelanggaran pidana pemilu lai nnya. Panwaslu Nias Selatan kata Ismael, justru banyak menemukan indikasi pelanggaran administratif seperti DPT yang tak beres dan surat suara tertukar. Masih ada pemilih yang terdaftar di DPT pemilu legislatif tak terdaftar di pemilu presiden atau sebaliknya. Selain itu, di Kecamatan Gomo ada surat suara yang tertukar dengan surat suara untuk Kecamatan Lolowau, ujarnya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Regional
Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Regional
Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Regional
Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Regional
Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Regional
Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Regional
Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Regional
Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Regional
Kronologi Gugurnya Dua Prajurit TNI Setelah Kontak Tembak dengan KKB

Kronologi Gugurnya Dua Prajurit TNI Setelah Kontak Tembak dengan KKB

Regional
KPU Tetapkan Arif-Rista sebagai Bupati dan Wabup Kebumen Terpilih

KPU Tetapkan Arif-Rista sebagai Bupati dan Wabup Kebumen Terpilih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X