Lakukan Aborsi, ABG Ditangkap

Kompas.com - 09/04/2008, 11:44 WIB
Editor

Laporan Wartawan Kompas Windoro Adi

JAKARTA, RABU - Fit (17) siswi sebuah sekolah menengah kejuruan, bersama pacarnya, Suryadi alias Dado (17) tamatan sekolah dasar, dan dukun urut Mak Kokom, ditangkap anggota Kepolisian Sektor Metro Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (8/4).

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsektro Sawah Besar, Inspektur Satu Sabar Mustaqim, Rabu (9/4) pagi menjelaskan, janin hasil hubungan gelap selama setahun itu berusia enam bulan. Pengguguran dilakukan atas usul Dado.

"Dengan uang Rp 400.000, keduanya lalu pergi ke dukun urut pada hari Rabu (2/4), dan Sabtu (5/4)," papar Mustaqim. Ia menambahkan, hubungan keduanya diketahui kedua orang tuanya, tetapi hanya sebatas pacaran.

Kasus aborsi ini terungkap setelah seorang warga yang curiga, melaporkan kasus ini ke polisi. Warga tersebut melihat penguburan hari Minggu (6/4) sekitar pukul 04.00, di tepi kali di belakang Rumah Sakit Husada, Mangga Besar, Jakarta Barat. Polisi lalu menghubungi dua saksi yang membeli bunga untuk keperluan pemakaman. Mereka adalah Mugiharto (25) dan Eko Agus Wibowo (25). Polisi lalu membongkar makam dangkal si janin malang untuk diotopsi.

"Kami kemudian memeriksa Dado, Fit, dan Mak Kokom. Dalam pemeriksaan awal, Fit memberi keterangan berbelit belit. Alhamdulillah, dari penjelasan ketiganya, akhirnya kami berhasil mengungkap kasus ini dan menetapkan ketiganya sebagai tersangka. Mereka kami tuntut dengan hukuman maksimal empat tahun," tutur Mustaqim.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Regional
Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Tertutup Longsor akibat Gempa Majene

Regional
Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Gubernur Maluku: Bapak Presiden Divaksin Duluan, Masa Kita di Daerah Tidak Bisa

Regional
Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Videonya Tolak Rapid Antigen Viral, Kades: Hanya untuk Warga, tapi Malah Disebar ke Facebook

Regional
Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Jadi Zona Merah, 4 Daerah di Jatim Masuk Daerah Tambahan Wilayah PPKM

Regional
Wakil Gubernur Sulsel Alami Pegal Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Wakil Gubernur Sulsel Alami Pegal Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Tersangka Pembunuhan di Karawang Minta Tebusan Saat Korban Sudah Tewas

Tersangka Pembunuhan di Karawang Minta Tebusan Saat Korban Sudah Tewas

Regional
Viral, Video Kades Tolak Satgas Covid-19 Lakukan Rapid Test Antigen ke Warganya

Viral, Video Kades Tolak Satgas Covid-19 Lakukan Rapid Test Antigen ke Warganya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X