Tokoh Pemuda Buat Kesepakatan Bersama - Kompas.com

Tokoh Pemuda Buat Kesepakatan Bersama

Kompas.com - 27/05/2013, 17:55 WIB

AMBON, KOMPAS.com -- Sejumlah tokoh pemuda di Maluku mengeluarkan pernyataan bersama terkait pelaksanaan Pilkada Maluku, Senin (27/5/2013). Tokoh pemuda itu berasal dari Moluccas Democratization Voice (MDV), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ambon dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Maluku.

Ada enam poin dalam pernyataan bersama itu. Mereka menyatakan mendukung pelaksanaan pilkada Maluku secara damai, aman, tertib, jujur, adil, demokratis dan tidak menyinggung masalah SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan). Kemudian berkomitmen untuk menjadi pelopor cinta damai, cinta ketertiban d an nilai-nilai kemanusiaan. Selanjutnya, menolak segala bentuk kekerasan yang meng atasnamakan agama, suku dan ras.

Kemudian menolak dan mengecam segala bentuk hasutan dan provokasi yang bernuansa SARA. Kelima, mendukung penuh aparat keamanan untuk memberant as penyakit masyarakat yaitu miras, narkoba dan perjudian yang menjadi sumber pertikaian dan konflik. Terakhir, memahami bahwa siapapun yang terpilih dalam pilkada adalah putera terbaik Maluku yang di pilih langsung oleh rakyat, sehingga mendukung siapapun yang terpilih dalam pilkada.

Sebelum pernyataan bersama dikeluarkan, elemen pemuda tersebut menggelar Dialog Demokrasi dengan tema Kesiapan Menjelang Pilkada Maluku Tahun 2013. Dialog dihadiri Bonifaxius Silooy (Ketua Majelis Latupatti Maluku), Abdul Majid Makassar (Wakil Ketua MUI Maluku), Lies Marantika (Wakil Ketua Sinode GPM) dan Vonni Litamahuputty (Koordinator Maluku Media Center).

Koordinator MDV Rizal F Sangadji mengatakan, pernyataan bersama dan dialog demorasi tersebut digelar mengingat pentingnya keterlibatan tokoh agama, adat, pemuda, dan media dalam memastikan pilkada berjalan aman, tertib, demokratis, dan bebas dari isu SARA.


EditorNasru Alam Aziz
Komentar

Terkini Lainnya

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

Megapolitan
Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Regional
Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Internasional
Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Internasional
Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Regional
Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Internasional
Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Megapolitan
ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

Regional
Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Nasional
Berstatus Tahanan KPK, Calon Gubernur Lampung Masih Berkampanye

Berstatus Tahanan KPK, Calon Gubernur Lampung Masih Berkampanye

Nasional
Dishub Kota Bekasi Harap Pemilahan Ganjil Genap Dilakukan di Area Jalan Tol

Dishub Kota Bekasi Harap Pemilahan Ganjil Genap Dilakukan di Area Jalan Tol

Megapolitan
Lecehkan Puluhan Siswanya, Guru SD di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

Lecehkan Puluhan Siswanya, Guru SD di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

Regional
Polisi Tangkap Penyebar Berita Hoaks soal Ustaz di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penyebar Berita Hoaks soal Ustaz di Tambun Utara

Megapolitan
YLBHI Duga Ada yang Hendak Ambil Untung dari Isu Penyerangan Pemuka Agama

YLBHI Duga Ada yang Hendak Ambil Untung dari Isu Penyerangan Pemuka Agama

Nasional
Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Akan Pelajari Aturan Baliho pada Masa Kampanye

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Akan Pelajari Aturan Baliho pada Masa Kampanye

Megapolitan

Close Ads X