Rabu, 3 September 2014

News / Regional

Kritis, Anak SD Ditabrak Sepeda Motor Kepala Sekolah SMA

Sabtu, 11 Mei 2013 | 05:23 WIB

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Seorang siswa kelas satu SD harus mengalami luka kritis, karena tertabrak sepeda motor tepat di depan sekolahnya. Tragisnya, pengendara sepeda motor tersebut adalah seorang kepala sekolah yang melintas di depan SD siswa itu bersekolah. Kecelakaan terjadi ketika sekolah pulang lebih awal daripada jadwal biasanya.

Siswa tersebut adalah Raul Adrian Upratu (6), siswa kelas satu SD Negeri Neonbat, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur. Sementara pengendara sepeda motor adalah Kepala Sekolah SMA Negeri II Kefamenanu, Stefanus Toal. Kecelakaan terjadi di depan SD Negeri Neonbat, di kilometer 5 jurusan Kupang.

Raul dilarikan ke ke instalasi gawat darurat RSUD Kefamenanu karena kondisinya cukup kritis. Saksi mata, Joni, mengatakan kecelakaan bermula dari Raul yang baru saja mengikuti kegiatan di sekolah, menyeberang jalan bersama teman-temannya tanpa memperhatikan lalu lintas di jalanan tersebut.

Di tengah jalan raya, Raul berbalik arah. Pada saat bersamaan, lanjut Joni, melintaslah Stefanus dengan sepeda motornya yang melaju cukup kencang. Kecelakaan pun tak terhindarkan, Stefanus menabrak Raul. "Itu anak (Raul,red) pada saat berada di tengah jalan untuk menyeberang, tetapi secara tiba-tiba dia balik kembali sehingga yang bawa motor pun bingung langsung terjadi tabrakan," ungkap Joni.

Akibat tabrakan itu Raul menderita luka yang cukup parah di bagian pelipis mata sebelah kiri dan benturan keras di bagian kepala. Sementara Stefanus mengalami luka hampir di sekujur tubuhnya dan dilarikan ke rumah sakit yang sama.

Ibu Kandung Raul, Yasinta Nino, kepada Kompas.com di ruang IGD mengatakan saat kejadian dia masih berada di rumah. "Saya biasa jemput dia pukul 10.00 pagi, tetapi hari ini mereka pulang sekolah lebih awal sehingga saya pun kaget ketika mendengar anak saya ini kena tabrak," kata dia.

Pantauan Kompas.com, Raul belum sadarkan diri hingga petang hari sejak tabrakan terjadi. Dia pun harus mendapatkan beberapa jahitan di pelipis kirinya. Puluhan keluarga Raul memadati instalasi gawat darurat rumah sakit. Sementara Stefanus yang berada di ruang rawat inap rumah sakit menolak diwawancara dengan alasan masih sakit.


Penulis: Kontributor Timor Barat, Sigiranus Marutho Bere
Editor : Palupi Annisa Auliani