Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Regional

Truk Pertamina Terperosok, Jalur Kediri-Surabaya Tersendat

Jumat, 12 April 2013 | 23:54 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com — Pemindahan sebuah truk tangki Pertamina berkapasitas 24 ribu liter premium yang terperosok ke dalam parit di Desa Papar, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (12/4/2013) malam, membuat arus lalu lintas jalur Kediri-Surabaya tersendat. Dua mobil derek diturunkan untuk mengevakuasi truk tersebut.

Butuh waktu hampir tujuh jam untuk mengevakuasi truk bernomor polisi L 9512 UQ tersebut. Penyebabnya, seluruh badan truk terjebak dalam parit dan minimnya ruang gerak mobil derek.

Iskandar, Pengawas Armada Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak Surabaya, yang datang ke lokasi kejadian, mengatakan, truk yang dikemudikan Nyoto (45) dengan kenek Farkan (20) terperosok dalam perjalanan menuju Surabaya. Sebelumnya, truk ini mengantarkan pasokan premium ke salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kediri, Kamis (12/4/2013) dini hari.

"Truk tanpa muatan karena barusan bongkar di Kediri dan mau pulang balik," kata Iskandar. Penyebab kejadian itu menurutnya akibat sopir yang kelelahan sehingga mengantuk dan ditambah kondisi jalan yang gelap gulita akibat minimnya lampu penerangan.

Akibat kejadian itu, truk mengalami kerusakan pada bagian depan, sementara awak truk sempat dilarikan ke rumah sakit. "Sopir maupun kenek nggak apa-apa, hanya memar saja," imbuhnya.

Pipit (32), pemilik rumah yang berada tepat di samping lokasi kejadian, mengatakan, peristiwa itu merupakan kali kedua dan sama-sama terjadi pada malam hari. Menurutnya, satu hari sebelumnya juga ada truk tangki bermuatan tetes tebu yang terguling di tempat yang sama. Ia merasa heran dan tidak mengetahui penyebabnya.

"Sudah dua kali ini, kemarin truk tetes juga terguling di situ. Lha itu, pagar saya sampai rusak karena ditabrak sebelum masuk sungai. Aneh, padahal jalurnya juga lurus," katanya. Dari pantauan di lapangan, peristiwa itu menjadi tontonan bagi warga sekitar. Petugas lalu lintas sibuk mengurai kemacetan dengan menerapkan pola buka tutup arus kendaraan yang datang dari Surabaya maupun sebaliknya.


Penulis: Kontributor Kediri, M Agus Fauzul Hakim
Editor : Palupi Annisa Auliani