Kamis, 18 Desember 2014

News / Regional

Polisi Gerebek Istri "Ngamar" di Losmen

Selasa, 12 Februari 2013 | 17:19 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com -- Sepandai-pandainya menyimpan barang busuk pasti akan ketahuan juga, inilah yang dialami oleh NS (37), warga Ngaglik, Sleman yang harus menanggung malu karena digerebek suaminya, Aipda Sut, saat ngamar dengan kekasih gelapnya, Roh di sebuah losmen daerah Wonosari, Selasa (12/02).

Perselingkuhan NS dengan Roh sebenarnya sudah lama tercium oleh Sut yang merasa curiga dengan gerak-gerik istrinya. Apalagi ketika Sut membaca SMS mesra dari pria lain di handphone istrinya.

"Dari SMS yang saya baca sudah ketahuan kalau istri saya punya selingkuhan, tapi saya masih belum bisa membuktikan," terang Sut.

Sut yang merasa curiga dengan gelagat istrinya pun membuntuti NS. Ia bersama rekanya menunggu di Jalan Piyungan. Sebelumnya, Sut sudah mengetahui identitas pria idaman lain NS.

"Laki-laki selingkuhan istri saya orang Gunungkidul, karenanya saya menunggu di Piyungan jalan utama menuju Gunungkidul," paparnya.

Satu jam menunggu, NS melintas dari arah Jogja menuju Wonosari. Sut kemudian membuntutinya. Sampai di Jalan Baron, tepatnya di depan Pasar Baleharjo, NS berhenti, lalu menghampiri seorang pria yang belakangan diketahui berinisial Roh. Keduanya kemudian pergi bersama dan masuk ke sebuah losmen.

Sekitar 15 menit di dalam losmen, Sut yang sudah terbakar amarah akhirnya menyusul masuk, lalu menggerebeknya. Sut yang juga anggota Polresta Yogyakarta itu akhirnya membawa kedua pasangan selingkuh ke Mapolres Gunungkidul untuk ditindaklanjuti secara hukum.

"Ternyata hanya sebatas itu saja kesetiaan istri saya," katanya dengan raup muka sedih.

Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Suhadi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus perselingkuhan ini.

"Saat ini kita masih mendengar dari keterangan kedua belah pihak," ujarnya.


Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Farid Assifa