Kamis, 28 Agustus 2014

News / Regional

Pilgub Maluku, Pers Harus Netral

Kamis, 24 Januari 2013 | 16:49 WIB

AMBON, KOMPAS.com -- Peranan pers di Maluku dalam mengawal setiap agenda demokrasi diharapkan mampu menjalankan fungsinya secara profesional sesuai dengan yang diharapkan. Selain memiliki fungsi kontrol terhadap proses pembangunan, pers juga diharapkan dapat menjaga independensinya dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Maluku yang akan segera dihelat pada Juni 2013 nanti.

Demikian disampaikan Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Yadi Hendriana saat menyampaikan paparannya dalam diskusi bertajuk "Independensi Media Dalam Pilkada Maluku 2013" yang digelar pengurus IJTI Maluku di Swiss Bell Hotel, Kamis (24/1/2013).

"Pers harus dapat bersikap independen dan profesional.Tidak mesti berpihak pada calon A mapun calon B, ini yang harus dilakukan agar independensi pers itu dapat terjaga," kata Yadi.

Independensi pers di Maluku, kata Yadi, sangat penting dijaga, agar proses demokrastisasi dapat berjalan baik dan berkualitas. "Pers tidak harus berpihak, tapi harus netral dan profesional, tidak harus menghujat dan menyajikan pemberitaan yang tidak berimbang, itu tidak boleh," ajaknya.

Pengamat politik Universitas Pattimura Ambon, Amir Faisal Kotaromalos MA, yang juga tampil sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, mengatakan, pers memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam upaya membangun karakter politik masyarakat yang sehat. Pers sendiri, kata Amir, harus memainkan perannya dengan baik guna mendorong terciptanya demokrasi yang sehat saat Pilgub Maluku nanti.

"Elektabilitas seorang figur itu sangat ditentukan oleh popularitas, dan media sangat membantu untuk itu. Bukan hanya itu, media juga punya peran penting untuk membangun karakter berpolitik yang elegan di masyarakat," kata Amir.

Selain dua pembicara tersebut, hadir sebagai pamateri dalam diskusi tersebut juga Ketua Bawaslu Provinsi Maluku. Seminar ini sendiri dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan di Maluku, partai politik tim sukses bakal calon gubernur, Ketua KPUD Maluku serta organisasi kepemudaan. Seusai seminar, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus IJTI Maluku oleh ketua Umum IJTI pusat.


Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Farid Assifa