Rabu, 23 Juli 2014

News / Regional

Honor Belum Dibayar, Anggota Panwascam Protes

Senin, 21 Januari 2013 | 17:32 WIB

KENDARI, KOMPAS.com -- Akibat belum dibayarkan honor, belasan anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di Kota Kendari mendatangi kantor sekretariat Panwaslu Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (21/15/2013). Mereka hanya diterima Sekretaris Panwaslu Provinsi Sulawesi Tenggara, karena tak satupun komisioner Panwaslu Sultra berada di kantor.

Salah seorang anggota Panwascam Kendari, Nano mengatakan, seluruh anggota Panwascam Kota Kendari belum menerima honor selama satu bulan yakni bulan Januari ini. Padahal anggota Panwascam di kabupaten lain telah menerima honornya.

"Jadi kita dari Panwascam meminta saja hak-hak yang belum dibayarkan tidak lebih dari itu. Karena honor kami untuk Januari ini belum dibayar, untuk ketua Panwascam sebesar Rp 1 juta dan anggota Panwascam Rp 750 ribu," tegasnya.

Nano mengatakan, seharusnya honor anggota Panwascam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara yang digelar November tahun lalu, akan dibayar pada tanggal 5 Januari tahun ini. Namun pembayaran honornya malah molor, dengan alasan menunggu surat edaran.

Ia menjelaskan, sebelum ke sekretariat Panwaslu Sultra, pihaknya telah mendatangi kantor Panwaslu Kota Kendari. Namun mereka tidak berhasil menemui sekretaris maupun komisioner Panwaslu setempat, bahkan kantor tersebut tak berpenghuni.

Sementara itu, Sekretaris Panwaslu Sultra, Rafiuddin yang hendak dikonfirmasi mengenai keterlambatan pembayaran honor Panwascam Kota Kendari, enggan berkomentar. "Jangan saya tanggapi masalah ini, nanti salah lagi saya," katanya.


Penulis: Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati
Editor : Farid Assifa