Minggu, 24 Agustus 2014

News / Travel

Revitalisasi Museum Ambarawa Rampung September 2013

Jumat, 4 Januari 2013 | 15:39 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang menargetkan revitalisasi Museum KA Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah rampung pada September 2013. "Penertiban aset-aset PT KAI di kawasan Museum Ambarawa telah selesai, setelah dicapai kesepakatan antara warga dengan kami," kata Kepala Hubungan Masyarakat PT KAI Daops IV Semarang, Surono, di Semarang, Kamis (3/1/2013).

PT KAI melalui manajemen Daops IV Semarang telah melakukan pertemuan dengan warga yang terkena penertiban di Kantor Kelurahan Panjang, Ambarawa, Kabupaten Semarang pada hari yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, warga yang terkena penertiban telah menandatangani kesepakatan untuk mengosongkan aset milik PT KAI tersebut setelah menerima pembayaran bantuan biaya bongkar dan pindah.

"Pemberian uang untuk biaya bongkar dan pindah itu dilakukan melalui transfer rekening bank. Hari ini (Kamis) setelah dicapai kesepakatan langsung dilakukan pembukaan rekening bank," katanya.

Pembayaran bantuan biaya bongkar dan pindah dari aset PT KAI di kawasan Museum KA yang dulunya difungsikan sebagai Stasiun Ambarawa itu paling lambat akan diterima warga pada 8 Januari 2013. "Aset-aset PT KAI ini, berupa empat rumah dinas, serta lima kios yang berada di kawasan Museum KA Ambarawa. Untuk kesembilan penghuni itu kami mengeluarkan dana total sebesar Rp 106,85 juta," katanya.

Tentunya, menurut Surono, besaran bantuan biaya bongkar dan pindah yang diterima kesembilan penghuni itu bervariasi, bergantung luas dan jenis bangunan yang harus dikosongkan, dan permanen atau semipermanen. "Sesuai kesepakatan, penghuni wajib mengosongkan rumah dinas dan membongkar kiosnya paling lambat 10 hari setelah menerima pembayaran bantuan biaya bongkar dan pindah dari PT KAI," katanya.

Dengan tuntasnya penertiban rumah dinas dan kios itu, PT KAI segera melakukan penataan area museum KA satu-satunya di Indonesia itu dalam waktu dekat yang merupakan revitalisasi tahap II.

Surono mengatakan revitalisasi Museum KA Ambarawa merupakan salah satu usaha pelestarian bangunan dan benda bersejarah yang dilakukan PT KAI. Program itu melalui pengembangan museum dan wisata kereta uap Ambarawa-Tuntang dan Ambarawa-Bedono.

"Kami berharap dengan revitalisasi Museum KA Ambarawa ini nantinya bisa menjadi salah satu destinasi wisata heritage unggulan di Jateng, sekaligus mendukung program Visit Jateng 2013," tambah Surono.

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: