Jumat, 22 Agustus 2014

News /

KEPALA DAERAH

PDI-P Ajukan 11 Nama Calon Gubernur Jateng

Senin, 22 Oktober 2012 | 03:20 WIB

Semarang, Kompas - Sebelas nama calon gubernur, termasuk Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dan Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih, diserahkan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jateng kepada Dewan Pimpinan Pusat PDI-P. Dalam daftar calon gubernur itu ada pula nama Sekretaris Daerah Jateng Hadi Prabowo, Sekretaris Jenderal PDI-P Tjahjo Kumolo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jateng (nonaktif) Murdoko, dan anggota DPR Ganjar Pranowo.

Selain nama calon gubernur, DPD PDI-P Jateng juga menyerahkan 11 nama calon wakil gubernur. Di antara nama yang diusulkan itu ada nama sineas Garin Nugroho, Bupati Magelang Singgih Sanyoto, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, dan anggota DPR Sumaryoto. Nama Pelaksana Tugas Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Bupati Sumedang (Jawa Barat) Don Murdono diajukan untuk calon gubernur dan calon wagub.

Sekretaris DPD PDI-P Jateng Agustina Wilujeng di Semarang, Minggu (21/10), menyatakan, calon gubernur/wagub itu akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPP PDI-P. Calon yang terpilih akan mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Pada Pemilu Kepala Daerah 2008, PDI-P mengajukan pasangan Bibit-Rustriningsih untuk memimpin Jateng. Mereka memenangi pilkada itu. Namun, keduanya terkesan tak harmonis dalam menjalankan pemerintahan. Bibit dan Rustriningsih pun menyatakan akan mengikuti pilkada masing-masing.

Pilihan tengah

Menurut Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jateng Istajib, Hadi Prabowo menjadi calon gubernur pilihan partai politik tengah. Parpol tengah adalah partai yang jumlah kursinya di DPRD Jateng kurang dari 15 persen sehingga tak bisa mencalonkan kepala daerah sendiri. Mereka harus berkoalisi dengan parpol lain.

Parpol tengah itu terdiri dari PPP, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Selain PDI-P, di Jateng, Partai Demokrat juga bisa mengusung calonnya sendiri.

Istajib mengakui, peluang Hadi dicalonkan terbuka jika PPP, PAN, dan Partai Golkar berkoalisi mengusungnya. ”Komunikasi tiga parpol untuk menajamkan kesepakatan pencalonan Hadi masih belum tuntas,” katanya.

Sebaliknya, Ketua DPD Partai Golkar Jateng Wisnu Hardono menyatakan, partainya mungkin lebih mengincar posisi wagub pada Pilkada Jateng yang akan berlangsung Mei 2013. Kursi wagub lebih realistis.

Studi banding

Dari Surabaya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Jawa Timur Nurwiyatno mengatakan, Pemerintah Provinsi Jatim akan studi banding ke Jabar dan Jateng untuk mengetahui rincian anggaran pilkada. Hasil studi banding akan dipakai untuk penganggaran pilkada di Jatim. (who/ilo)


Editor :