Bermesraan, Suami Istri Nyaris Dihakimi Massa - Kompas.com

Bermesraan, Suami Istri Nyaris Dihakimi Massa

Kontributor Bone, Abdul Haq
Kompas.com - 26/08/2012, 22:41 WIB

BONE, KOMPAS.com -- Lantaran kesal maraknya perbuatan asusila di kawasan Tanjung Pallette, sejumlah warga Kelurahan Palette, Kecamatan Taneteriattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan nyaris menghakimi pasangan suami istri yang tengah asyik bermesraan dan menghabiskan akhir pekan di semak belukar Tangjung Palette, Minggu, (26/8/2012) sekitar pukul 16:00 wita.

Pasangan suami istri bernama Haeril (18) dan Irma (18) nyaris menjadi bulanan-bulanan warga yang memergokinya sedang bemesraan. Beruntng sejumlah aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan korban.

"Saya lihat ini laki-lakinya melorotkan celananya, jadi kita langsung tangkap. Daripada daerah kita di sini dicap jelek karena sudah berapa kali ada yang begini (mesu, red)," ujar Gaffar, salah seorang warga.

Demi menghindari amukan warga, kedua pasangan ini langsung dievakuasi ke kantor Polisi Sektor (Polsek) Taneteriattang untuk diperiksa. Setelah diselidiki ternyata keduanya adalah pasangan suami istri yang sah.

"Istri saya ini tinggal di Soppeng, saya sopir di Makassar. Kita janjian memang di sini (Palette, red) karena sudah satu minggu tidak ketemu," kata Haeril di hadapan penyidik.

PenulisKontributor Bone, Abdul Haq
EditorFarid Assifa
Komentar
Terkini Lainnya
Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
Megapolitan
Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi 'Saksi'
Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi "Saksi"
Regional
Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
Megapolitan
Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
Internasional
Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
Internasional
Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
Regional
Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
Megapolitan
FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
Nasional
Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
Megapolitan
Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
Megapolitan
Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
Regional
Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
Regional
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
Regional
Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
Regional

Close Ads X