Danau Kelimutu Berubah Warna - Kompas.com

Danau Kelimutu Berubah Warna

Kompas.com - 20/08/2012, 08:25 WIB

ENDE, KOMPAS.com — Fenomena alam yang menakjubkan kembali terjadi. Danau Triwarna Kelimutu di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, berubah warna, Minggu (19/8/2012).

Dari pengamatan di lapangan, perubahan warna itu terjadi pada salah satu danau kawah, Tiwu Nua Muri Koo Fai, yakni dari warna hijau muda menjadi hijau muda keputih-putihan. Sedangkan pada dua danau kawah yang lain, yaitu Tiwu Ata Polo masih dalam posisi berwarna hijau tosca, dan Tiwu Ata Mbupu berwarna hijau lumut kehitaman.

Pada pertengahan Desember 2011, danau kawah di puncak Gunung Kelimutu dengan ketinggian 1.690 meter di atas permukaan laut itu juga berubah warna, yaitu pada Tiwu Nua Muri Koo Fai dari hijau tosca ke kulit telur asin. Bahkan, pada Oktober 2009 warna ketiga danau nyaris sama, yakni hijau muda.

Sekadar diketahui, untuk danau kawah Tiwu Ata Polo, perubahan ke warna hijau terjadi pada Desember 2008, yang sebelumnya berwarna coklat kehitaman. Selanjutnya, sampai saat ini danau kawah yang diyakini oleh masyarakat etnik Lio, Ende, sebagai tempat arwah jahat itu sering berubah warna dari hijau tua ke hijau tosca, atau sebaliknya.

"Warna hijau muda keputih-putihan itu mulai terjadi sekitar seminggu sebelum Lebaran," kata penjaga Taman Nasional Kelimutu, Markus Ghawa, Minggu (19/8/2012) di Ende.

Sejumlah kalangan meyakini ada hubungan antara perubahan warna Danau Kelimutu dan ramalan akan terjadi sesuatu yang penting di suatu negara atau Indonesia sendiri. Di hari yang suci ini, diharapkan perubahan warna ini tentunya sebagai pertanda baik atau positif.


EditorAgnes Swetta Pandia
Komentar

Terkini Lainnya

Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Nasional
Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Megapolitan
Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Megapolitan
Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Nasional
Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Megapolitan
Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Megapolitan
Pria Jepang Berjuluk 'Pabrik Bayi' Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Pria Jepang Berjuluk "Pabrik Bayi" Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Internasional
Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Nasional
Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Nasional
Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Nasional
Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Megapolitan
Sopir Angkot OK Otrip yang Bau 'Ketek' dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Sopir Angkot OK Otrip yang Bau "Ketek" dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Megapolitan
Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Nasional
Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Megapolitan
Pengacara Buni Yani hingga Mantan Napi Ujaran Kebencian Dikukuhkan Jadi Pengurus KONI DKI

Pengacara Buni Yani hingga Mantan Napi Ujaran Kebencian Dikukuhkan Jadi Pengurus KONI DKI

Megapolitan

Close Ads X