Senin, 1 September 2014

News / Regional

Juli, Puncak Pergelaran Ritual Adat NTT

Sabtu, 7 Juli 2012 | 16:24 WIB

KUPANG, KOMPAS.com — Bulan Juli merupakan puncak pergelaran sejumlah ritual adat di Nusa Tenggara Timur. Pada bulan ini dipahami sebagai pertengahan tahun, awal tahun baru, awal kehidupan baru, serta puncak pertemuan antara yang baik dan yang jahat.

Para tetua adat di masing masing suku, desa, dan marga memilih bulan Juli, tetapi sebagian juga memilih bulan Juni sebagai bulan yang cocok untuk membangun hubungan yang harmonis dengan leluhur dan kekuatan tertinggi.

Sejumlah ritual adat yang patut disebut, antara lain berauk di Pulau Solor (syukur atas hasil panen), tuno manuk di Adonara (menjaga kelestarian lingkungan), dan etu di Ngada (menguji ketangkasan kaum pria dalam berburu). Namun, ritual adat ini jarang masuk dalam agenda pariwisata dan budaya pemda setempat.


Penulis: Kornelis Kewa Ama Khayam
Editor : Rusdi Amral