Ribuan Rumah di Perbatasan RI-Timor Leste Tak Layak Huni - Kompas.com

Ribuan Rumah di Perbatasan RI-Timor Leste Tak Layak Huni

Kompas.com - 16/06/2012, 21:29 WIB

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Sebanyak 49.375 rumah di sepanjang garis perbatasan Indonesia - Timor Leste, khususnya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur yang sampai saat ini ditempati oleh warga setempat, dianggap tidak layak huni.

"Kabupaten TTU adalah salah satu daerah serambi Indonesia yang berhimpitan langsung dengan negara Timor Leste. Dan sepanjang garis perbatasan di Kabupaten TTU - Distrik Oekusi, Timor Leste setelah dilakukan pendataan terdapat 49.375 rumah tidak layak huni yang ditempati warga kita. Sementara warga negara tetangga khususnya Distrik Oekusi, telah menikmati rumah sehat dan megah," kata Bupati TTU, Raymundus Fernandes, Sabtu (16/6/2012)

Perbedaan mencolok soal kemajuan pembangunan rumah di antara dua negara bertetangga ini, kata Bupati Fernandes, bisa menimbulkan rasa iri hati bahkan melunturkan semangat nasionalisme warga Indonesia.

"Ada warga kita yang mengeluh kepada saya, kalau pemerintah Indonesia tidak memperhatikan kesejahteraan rakyatnya di perbatasan. Padahal Indonesia sudah merdeka selama 67 tahun sementara Timor Leste baru merdeka 12 tahun tetapi jauh lebih maju," ujar Fernandes.

Menurut Fernandes, bukan hanya rumah saja, tetapi banyak permasalahan sosial yang kompleks, diantaranya kurang baiknya infrastruktur seperti jalan dan jembatan, serta air bersih dan listrik. "Kondisi kita seperti ini, jadi kita minta dukungan dari pemerintah pusat agar memberikan perhatian khusus bagi warga di daerah perbatasan," kata Fernandes.


Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X