Sabtu, 19 April 2014

News / Regional

Abdulrahman Saleh Malang Siap Jadi Bandara International

Selasa, 10 April 2012 | 15:14 WIB

Baca juga

MALANG, KOMPAS.com - Pada 2013 mendatang, Jawa Timur, sudah memiliki dua bandara berkelas internasional, yakni Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo dan Bandara Abdulrahman Saleh Malang. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo usai menghadiri Apel Komandan Satuan di Dodikjur Rindam V Brawijaya Malang, Selasa (10/4/2012).

"Soal rencana Bandara Abdulrahman Malang jadi bandara internasional, sudah saya usulkan ke Menteri Perhubungan sejak dua bulan yang lalu. Menhub sudah menerima usulan kami dan sudah dipelajari," aku Soekarwo.

Bandara Abdulrahman Saleh Malang, jelas Soekarwo, dinilai memiliki potensi dan perkembangan ekonomi cukup pesat. Untuk itu diperlukan fasilitas transportasi yang menunjang.

"Hal itu yang melatarbelakangi Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jatim untuk menjadikan Bandara Abd Rahman Saleh Malang, bisa menjadi bandara bertaraf international. Jadi pada 2013 nanti di Jatim sudah ada dua bandara berkelas internasional. Yakni Bandara Juanda dan Abdulrahman Saleh," katanya.

Untuk menunjang hal itu, Pemprov Jatim sudah bekerjasama dengan tiga daerah di Malang Raya yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. "Kami sudah mulai membangun fasilitas penunjang menuju bandara internasional," jelasnya.

Soekarwo membeberkan, salah satu langkah yang dilakukan adalah memperpanjang landas pacu atau runway yang awalnya hanya 1.900 meter menjadi lebih dari 2.300 meter. "Kami memang masih menunggu keputusan dari Menteri Perhubungan. Tetapi pembangunan di bandara tetap berjalan," katanya.

Selain itu, Pemprov Jatim sudah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk mengatur akses menuju bendara internasional itu. "Anggarannya berasal dari APBD Pemprov Jatim," katanya tanpa menyebut jumlah dana yang dianggarkan.

Kalau nantinya Bandara Abdulrahman Saleh telah menjadi bandara internasional, kata Soekarwo, jelas akan menunjang perekonomian masyarakat di Jawa Timur pada umumnya dan Malang Raya pada khususnya.

"Segala produk kerajinan masyarakat Jatim harus sudah kelas dunia. Agar para wisatawan dari luar negeri bisa membelinya," harapnya.

Tak hanya wisatawan dari mancanegara yang akan berkunjung ke Malang, tapi juga akan lebih dan nyaman untuk 45 persen mahasiswa yang belajar di Malang. "Baik yang dari Jatim, juga dari luar negeri," katanya.

BandaraAbdulrahman Saleh Malang nantinya, akan dikelola oleh Pemprov Jatim serta tiga Pemda Malang Raya. "Bisa dikatakan Bandara Abdulrahman Saleh akan menjadi pilot project. Karena tidak dikelola oleh PT Angkasa Pura," katanya.


Penulis: Yatimul Ainun
Editor : Kistyarini