Selasa, 2 September 2014

News /

GANGGUAN CUACA

Kapal Kargo Bocor Dihantam Badai

Rabu, 28 Desember 2011 | 04:25 WIB

Padang, Kompas - Cuaca buruk dengan angin badai yang terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (27/12) pagi, menyebabkan sebuah kapal kargo bocor saat buang sauh di perairan Pelabuhan Teluk Bayur. Sebagian dari 42 awak kapal diselamatkan kapal tunda ke dermaga Depot Pertamina Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

”Kapal itu bernama KM Fokus. Muatannya kosong setelah sebelumnya mengangkut garam. Kapal itu sedang buang sauh untuk menunggu muatan lagi,” kata Syahbandar Pelabuhan Teluk Bayur, Kapten A Utoyo Hadi.

Kapal itu saat ini terpaksa dikandaskan dan jangkarnya dilabuhkan agar tidak terbawa gelombang. Utoyo memastikan peristiwa itu tidak sampai mengganggu alur pelabuhan.

Petugas Mercu Suar Bramas, Beri, mengatakan, kapal itu diketahui mengalami kesulitan karena salah satu bagian lambung bocor saat badai terjadi antara pukul 07.30 hingga pukul 09.00. ”Kemudian menghubungi petugas radio memberitahukan soal kesulitan itu,” katanya.

Kepala Seksi Identifikasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Noferman mengatakan, kebocoran pada bagian lambung kapal diduga setelah hantaman gelombang saat badai terjadi.

Dihantam pohon

Sementara itu di hari yang sama, dua buah rumah di perkampungan Bukit Baraie, Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, rusak setelah ditimpa pohon besar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dua rumah itu, masing-masing milik Rismanita (50) dan Inan (55), rusak bagian belakang dan ruang tengahnya. Sejumlah petugas telah memotong-motong pohon besar itu menjadi beberapa bagian. Namun belum terlihat bantuan untuk memperbaiki rumah tersebut.

Di Kabupaten Pesisir Selatan, ancaman banjir bandang masih terus mengintai warga. Kepala BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Nashariyadi mengatakan, sejak banjir bandang pertama pada 3 November lalu, hingga saat ini telah terakumulasi 86 rumah hancur dan 98 unit rusak berat. ”Itu karena banjir bandang dan juga digerus gelombang laut,” kata Nashariyadi.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Sumbar Antorizon mengatakan, sebagian wilayah di Kabupaten Dharmasraya juga tengah dilanda banjir. ”Petugas kami tengah melakukan operasi di lapangan,” katanya. (INK)


Editor :