Senin, 22 Desember 2014

News / Regional

Inflasi Kota Jayapura di Atas Inflasi Nasional

Sabtu, 5 November 2011 | 09:50 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com — Kota Jayapura mengalami inflasi sebesar 0,02 persen pada bulan Oktober 2011. Laju inflasi Kota Jayapura ini lebih tinggi dibandingkan laju inflasi bulanan nasional sebesar -0,12 persen.

Laju inflasi tahun kalender (Januari-Oktober) 2011 Kota Jayapura sebesar 2,13 persen, lebih rendah dibanding laju inflasi tahun kalender (Januari-Oktober) 2011 nasional sebesar 2,85 persen. Adapun laju inflasi year on year (Oktober 2011 terhadap Oktober 2010) Kota Jayapura sebesar 4,43 persen atau sedikit lebih tinggi dibandingkan nasional, yaitu 4,42 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Papua Djarot Soetanto di Jayapura, Papua. Inflasi di Kota Jayapura pada Oktober 2011 terjadi karena adanya kenaikan harga barang dan jasa, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,43 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,08 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,07 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,04 persen; kelompok sandang sebesar -0,19 persen; kelompok kesehatan sebesar -0,28 persen; transportasi, serta komunikasi dan jasa keuangan sebesar -0,5 persen.  

"Kenaikan harga yang cukup signifikan mendorong terjadinya inflasi selama Oktober 2011 antara lain, ikan ekor kuning, beras, cabe merah, ikan cakalang, ikan kembung, tahu mentah, sagu, lilin, buncis, kemiri, ikan deho, kol putih, ikan cakalang asap, ikan kawalina, daging babi, kopi manis, dan bawang merah," ungkap Djarot. 

 


Penulis: Erwin Edhi Prasetyo
Editor : Robert Adhi Ksp