Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Penjual Bubur asal Lombok Barat Naik Haji, Menabung selama Belasan Tahun

Kompas.com - 19/05/2024, 15:15 WIB
Karnia Septia,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sundusiah (60), seorang pedagang bubur asal Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhirnya bisa berangkat haji.

Impiannya itu terwujud setelah menabung belasan tahun.

Sehari-hari, Sundusiah berjualan bubur di Pasar Pagesangan, Kota Mataram. Ia menjajakan aneka macam bubur seperti bubur sum-sum putih, bubur sum-sum gula merah dan bubur beras.

Dari hasil berjualan bubur tersebut, Sundusiah menyisihkan sedikit uang untuk ditabung dan mendaftar haji.

Baca juga: Kisah Nenek Penjual Bunga Tabur di Lumajang Menabung Belasan Tahun demi Naik Haji

"Nabung-nabung sendiri hasil jualan bubur. Nabung di rumah aja, terkumpul baru daftar (haji)," kata Sundusiah ditemui di embarkasi Lombok, Minggu (19/5/2024).

Setelah tabungannya cukup, Sundusiah mendaftar haji tahun 2012. Sundusiah bersyukur, setelah belasan tahun menunggu akhirnya impiannya untuk pergi ke Tanah Suci bisa terwujud.

"Daftar haji awal tahun 2012 baru berangkat sekarang, alhamdulillah," tutur Sundusiah.

Sundusiah berharap diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji.

Sundusiah menjadi salah satu calon jemaah haji kloter 7 embarkasi Lombok asal Lombok Barat yang akan berangkat ke Tanah Suci pada Senin (20/5/2024).

Jumlah calon jemaah haji kloter 7 embarkasi Lombok sebanyak 386 orang, berasal dari Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram.

Baca juga: Tangis Tukang Becak Asal Ponorogo Naik Haji Tahun Ini, Bermula dari Mimpi dan Nabung Rp 3.000

Dari jumlah tersebut, 91 orang merupakan jemaah lansia, 301 orang jemaah masuk kelompok risiko tinggi dan 7 orang jemaah menggunakan kursi roda.

Calon jemaah haji mulai masuk ke asrama haji embarkasi Lombok Minggu (19/5/2024) pukul 08.00 Wita.

Calon jemaah haji akan diberangkatkan menuju tanah suci melalui Bandara Lombok, Senin (20/5/2024) pukul 07.30 Wita. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com