Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekening Perusahaan Diblokir, 600 Pekerja Sawit di Bangka Tengah Terancam PHK

Kompas.com - 19/05/2024, 11:59 WIB
Heru Dahnur ,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebanyak 600 lebih karyawan perkebunan kelapa sawit di Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung mulai menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Operasional perusahaan CV MAL dan CV MHL tidak berjalan karena rekening diblokir Kejaksaan Agung terkait kasus korupsi tata niaga timah.

Pemilik perkebunan Thamron alias Aon saat ini sedang ditahan di Jakarta dalam kasus tersebut.

Baca juga: Tutup Pabrik di Purwakarta, Bata PHK 275 Karyawan

Kepala Bidang Tenaga Kerja Pemkab Bangka Tengah, Musnia mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan penyelenggara jaminan sosial.

"Ini permasalahan yang cukup besar yang sedang dihadapi, bagaimana hak-hak pekerja bisa dibayarkan dulu," ujar Musnia saat dihubungi, Minggu (19/5/2024).

Musnia membenarkan, operasional perusahaan terhenti karena rekening perusahaan diblokir terkait kasus timah.

Namun sejauh ini belum ada keputusan PHK resmi sehingga status pekerja masih dirumahkan.

Salah satu pekerja bernama Heri mengaku operasional perusahaan tidak berjalan lagi seperti biasa.

Baca juga: Pemprov Jabar Awasi Bata Penuhi Hak Ratusan Pekerja yang Di-PHK

Gaji dan pesangon mereka belum ada kejelasan karena rekening dibekukan kejaksaan.

"Kami berharap rekening perusahaan dibuka kembali dan kami bekerja seperti biasa," harap Heri.

Selain pemblokiran rekening, kejaksaan juga telah menyita sebanyak 55 unit alat berat, uang puluhan miliar serta rumah mewah dan emas dari tersangka Thamron alias Aon.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com