Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lapak Pigura di Kota Serang Mulai Banjir Pesanan Foto Prabowo-Gibran

Kompas.com - 25/04/2024, 14:22 WIB
Rasyid Ridho,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

 

SERANG, KOMPAS.com - Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan pasangan Presiden-Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pedagang pigura di Kota Serang, Banten kebanjiran pesanan.

Hal itu salah satunya diakui oleh Ronni (30), pedagang pigura di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, yang mengaku telah mendapatkan pesanan ratusan foto Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran.

Namun, kata Ronni, sampai saat ini foto Prabowo-Gibran belum tersedia, karena masih menunggu foto resminya.

"Belum ada kalau fotonya. Tapi kalau yang pesan sudah banyak dari kemarin, sekitar 200 pasang pigura lengkap sama foto Pak Prabowo Pak Gibran," kata Ronni saat ditemui di lapak dagangannya, Kamis (25/4/2024).

Baca juga: “Curi Start” Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura Pakai Foto Editan

Pesanan itu, kata Ronni datang dari wilayah Pandeglang dan Lebak, yang biasanya untuk dipasang di sekolah, instansi pemerintahan, maupun perkantoran.

Ronni mengaku, menjual pigura ukuran 25 x35 lengkap dengan foto dihargai Rp 80.000 untuk satu pasang.

"Alhamdulillah, lima tahun sekali ketiban rejeki. Walaupun enggak banyak tapi ada lah untungnya," ujar dia.

Menurut Ronni, pigura dan foto Prabowo-Gibran akan tersedia pada bulan Oktober 2024, setelah keduanya resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Bahkan, Ronni yang sudah 20 tahun berjualan pigura itu memperkirakan pesanan akan meningkat lagi setelah pelantikan.

"Kalau belum dilantik belum resmi. Kalau sudah resmi, baru dijual fotonya. Tapi masih ada stok foto Pak Jokowi sama Pak Maruf," kata Ronni.

Baca juga: Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura di Jakpus Prediksi Pendapatannya Bakal Melonjak

Pedagang pigura eceran, Juminah (44) mengatakan, masyarakat sudah banyak yang menanyakan dan memesan bingkai foto Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran.

"Pesanan sudah banyak, yang biasa langganan ke sini, kebanyakan dari pihak sekolah kurang lebih ada 100 pesanan hingga saat ini," kata Juminah ditemui lapaknya di Kantin, Royal, Kota Serang.

Juminah juga mengaku, saat ini hanya bisa mencatat pesanan-pesanan yang datang karena foto belum dikirim oleh pemasok dari Jakarta.

"Kalau sekarang belum ada kiriman dari Jakarta, biasanya nunggu pelantikan dulu baru mulai dikirim ke sini pesanannya," ujar dia.

Menurut dia, pada momen pergantian Presiden dan Wakil Presiden, penjualan pigura foto Kepala Negara meningkat sekitar 50-80 persen dari hari biasanya.

"Meningkat pastinya, kan banyak yang butuh foto buat dipasang di ruang kelas sekolah, kantor-kantor, gedung pemda," ucap Juminah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Tak seperti Pemilu, Peminat PPK dan PPS di Pilkada Menurun

Regional
Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Mengenal Megathrust dan Hubungannya dengan Potensi Gempa dan Tsunami di Indonesia

Regional
Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Usai Kecelakaan Maut Subang, Tim Gabungan Cek Kelayakan Bus Pariwisata di Banyumas

Regional
Soal 'Study Tour', Gibran: Jangan Dihilangkan

Soal "Study Tour", Gibran: Jangan Dihilangkan

Regional
Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Kebakaran Rumah di Bantaran Rel Kereta, Gibran Bakal Salurankan Bantuan Meski Tak ber-KTP Solo

Regional
Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan  Bertemu Pj Gubernur Banten

Usai dari Lebak, 1.500 Warga Baduy Lanjutkan Perjalanan Bertemu Pj Gubernur Banten

Regional
Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Penyerangan di Montong Lombok Barat, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Siswi SMA Diperkosa Ayah Tiri dan Kakek, Pelaku Ancam Bunuh Ibu Korban

Regional
Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Isi Ratusan Liter BBM Subsidi di Kapal, 2 Warga Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Sakit, 7 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Ditunda Berangkat ke Tanah Suci

Regional
Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Tabungan Rp 5 Juta Terbakar, Penjual Angkringan di Solo: Padahal buat Mengembangkan Usaha

Regional
2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

2 Penambang Timah Rakyat Ilegal di Babel Tertimbun Lumpur, 1 Tewas Tenggelam

Regional
Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga Aceh Utara hingga Tewas Berakhir Damai

Regional
Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Tak Gubris Ajakan Salaman, Pelajar di Semarang Disetrika Kakak Kelasnya

Regional
Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Terdampak Banjir, Aliran Listrik ke 1.890 Pelanggan PLN Padam

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com