Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

TKW Asal Cianjur Diduga Jadi Korban Kekerasan Majikan di Irak, Kini Minta Dipulangkan ke Indonesia

Kompas.com - 25/04/2024, 07:17 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - RM (42), pekerja migran perempuan asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menghadapi kenyataan pahit menjadi korban kekerasan majikan saat bekerja di luar negeri.

Dalam rekaman video berdurasi 51 detik, RM menunjukkan sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuhnya, seperti di wajah, tangan, dan punggung.

Sedangkan pada video yang berdurasi sekitar 1 menit 38 detik, tampak RM tengah berjalan tidak normal, dengan suara serak.

"Halo, nama saya (RM). Saya diberangkatkan dari Sukabumi oleh sponsor yang bernama Pak Apud. Saya sering dipukul oleh majikan," kata RM dalam rekaman video.

Baca juga: Sakit Hati TKW Asal Madiun yang Dicerai Sepihak Suami, Robohkan Rumah Impian Pakai Alat Berat

Kasus yang dialami RM dibenarkan oleh Ketua Forum Perlindungan Pekerja Migran (FPMI) DPW Jawa Barat, Dhani Rahmad.

Ia menyebutkan, RM adalah warga Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Menurut Dhani, RM diduga mendapatkan kekerasan dan percobaan pemerkosaan oleh majikannya.

Akibat tindak kekerasan tersebut, RM mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya, bahkan RM tak bisa berjalan dengan normal.

Saat ini, menurut Dhani, RN tinggal bersama temanya asal Surabaya di sebuah rumah kontrakan di Kota Erbil, Irak.

Baca juga: Detik-detik TKW Asal Madiun Robohkan Rumah Hasil Kerja 9 Tahun di Hongkong

RM pun meminta pertolongan keluarga dan pihak terkait untuk pulang ke Indonesia.

Dhani mengatakan, RM diberangkatkan oleh sponsor di Sukabumi. Lalu, RM ditampung di Jakarta sebelum diterbangkan ke Kota Erbil, Irak, melalui jalur nonprosedural atau ilegal.

"Kami meminta dinas dan Pemkab Cianjur untuk segera melakukan sejumlah upaya untuk memulangkan RM agar bisa kembali bersama keluarganya," katanya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Minta Dipulangkan, TKW Cianjur Rina Nurmarina Tak Bisa Berjalan Normal Akibat Dianiaya Majikan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com