Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terluka Ditembak KKB Papua, Personel Brimob NTT Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kompas.com - 29/02/2024, 18:43 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Andi Hartik

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Bharaka Rani Yohanes Seran, personel Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda), Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sebelumnya mengalami luka tembak pada kaki kiri dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua, dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Pemberian pangkat menjadi Abripda itu berlangsung dalam upacara kenaikan pangkat luar biasa di Markas Polda NTT, Kamis (29/2/2024).

Baca juga: Tak Terbukti Gabung KKB, 2 Pelajar yang Ditangkap Saat Kontak Senjata Telah Dibebaskan

Wakil Kepala Polda NTT, Brigadir Jenderal Polisi Alwi Setiyono, memimpin upacara kenaikan pangkat luar biasa tersebut.

Dalam sambutannya, Awi mengatakan, kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan Abripda Rani Yohanes Seran dalam menjalankan tugas operasi di Papua.

Baca juga: 1 Tahun Pilot Susi Air Disandera KKB, Kapolda Papua: Selandia Baru Masih Percaya Indonesia

Operasi yang dikenal dengan nama Operasi Damai Cartenz ini, lanjut dia, menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan perdamaian, keamanan, dan penegakan hukum terhadap KKB.

Awi menjelaskan, tim Satgas Damai Cartenz diserang KKB di Intan Jaya, Papua, pada tanggal 21 November 2023, setelah selesai melaksanakan olah tempat kejadian perkara tindak kejahatan di Distrik Titigi.

Kejadian ini menyebabkan Abripda Rani Yohanes Seran mengalami luka tembak pada kaki kiri.

Serangan itu juga mengakibatkan anggota Satgas Damai Cartenz lainnya, Bharrada Bonifasius Boy Djawa, gugur.

"Kenaikan pangkat ini bukan hanya sebagai prestasi individual, melainkan hasil dari dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang luar biasa dari setiap anggota. Satgas Damai Cartenz berhasil menunjukkan performa membanggakan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya," ujar Awi.

Alwi berharap, dengan kenaikan pangkat ini, Abripda Rani Yohanes Seran semakin mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan tugas dengan lebih tangguh dan berkualitas.

Ia juga mengingatkan untuk terus mengembangkan diri, meningkatkan kemampuan, serta menjunjung tinggi etika dan integritas sebagai seorang anggota kepolisian.

Pemberian pangkat luar biasa ini menjadi motivasi bagi Abripda Rani Yohanes Seran untuk terus berkomitmen, bekerja keras, dan menjadi teladan bagi anggota kepolisian lainnya.

"Selamat kepada Abripda Rani Yohanes Seran yang hari ini menerima kenaikan pangkat luar biasa," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Keuchik Demo di Kantor Gubernur Aceh, Minta Masa Jabatannya Ikut Jadi 8 Tahun

Regional
Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Hilang sejak Malam Takbiran, Wanita Ditemukan Tewas Tertutup Plastik di Sukoharjo

Regional
Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Diduga Janjikan Rp 200.000 kepada Pemilih, Caleg di Dumai Bakal Diadili

Regional
39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

39 Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran, Wali Kota Semarang: THR Kewajiban

Regional
Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Gadaikan Motor Teman demi Kencan dengan Pacar, Pri di Sumbawa Dibekuk Polisi

Regional
Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Digigit Anjing Tetangga, Warga Sikka Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Elpiji 3 Kg di Kota Semarang Langka, Harganya Tembus Rp 30.000

Regional
Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Motor Dibegal di Kemranjen Banyumas, Pelajar Ini Dapat HP Pelaku

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Penipuan Katering Buka Puasa, Pihak Masjid Sheikh Zayed Solo Buka Suara

Regional
Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Setelah 2 Tahun Buron, Pemerkosa Pacar di Riau Akhirnya Ditangkap

Regional
Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Cemburu, Pria di Cilacap Siram Istri Siri dengan Air Keras hingga Luka Bakar Serius

Regional
Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Buntut Kasus Korupsi Retribusi Tambang Pasir, Kades di Magelang Diberhentikan Sementara

Regional
Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Regional
30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com