PEKANBARU, KOMPAS.com - Viral di media sosial video memperlihatkan anggota polisi lalu lintas (Polantas) menemukan ambulans berhenti di bahu jalan Tol Pekanbaru-Dumai di Riau. Rupanya sopir ambulans mengantuk.
Dalam unggahan akun tiktok @andozzld, seorang anggota Polantas turun dari mobil patroli dan mendekati mobil ambulans.
Rupanya, sopir ambulans berhenti di jalan bebas hambatan itu karena mengantuk berat.
Baca juga: Video Viral Penumpang Mengamuk di Pelabuhan Makassar Diduga Dimintai Pungli Rp 60.000
Sementara ambulans tersebut membawa pasien darurat menuju RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau di Kota Pekanbaru.
Anggota Polantas itu tanpa pikir panjang menggantikan sopir ambulans menuju rumah sakit.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Dwi Nur Setiawan, ketika dikonfirmasi Kompas.com, membenarkan orang dalam video viral itu adalah anggotanya.
Baca juga: Cerita Cinta Polisi Tertua dalam Video Viral Simbah Nikah Sempat LDR hingga CLBK
Dia menyebutkan, kedua anggota Polantas tersebut bernama Aiptu Jansen Sihombing dan Bripka Fernandoz Sihombing.
"Aiptu Jansen dan Bripka Fernandoz merupakan personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau. Mereka yang membantu ambulans kemarin, karena sopirnya mengantuk," kata Dwi melalui pesan WhatsApps, Jumat (22/9/2023).
Dwi menjelaskan, pada Rabu (19/9/2023), sekitar pukul 03.30 WIB, Aiptu Jansen dan Bripka Fernandoz melakukan patroli rutin di ruas tol Pekanbaru-Dumai.
Seperti biasa petugas patroli siang dan malam untuk mengantisipasi microsleep (mengantuk) pada masyarakat yang menggunakan jalan tol. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
"Setibanya di Km 50 jalur B arah Dumai-Pekanbaru, petugas menemukan mobil ambulans desa yang parkir di bahu jalan tol," sebut Dwi.
Setelah dihampiri dan dicek petugas, ternyata pengemudi ambulans dalam kondisi mengantuk berat.
Sedangkan di dalam ambulans sedang membawa pasien darurat rujukan dari Rumah Sakit (RS) Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, menuju RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru.
"Petugas berinisiatif membantu dengan mengambil alih menggantikan sopir ambulans. Sementara satu petugas lagi mengawal ambulans sampai ke rumah sakit," tutup Dwi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.