Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024

Harimau yang Diduga Terkam Warga Ditangkap Menggunakan Kandang Jebak

Kompas.com - 04/02/2023, 15:11 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Seekor harimau sumatera yang diduga telah menerkam warga di kawasan hutan Gunung Simpali, Desa Koto, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, telah berhasil ditangkap.

Harimau tersebut ditangkap menggunkan kandang jebak yang dipasang oleh tim gabungan dari BKSDA, POLRI, TNI, TNGL, WCS dan warga setempat.

"Satu ekor harimau yang diduga telah menerkam warga telah masuk dalam perangkap yang dipasang tiga hari lalu oleh tim gabungan penangan konflik harimau yang terjadi belakangan ini," kata Kapolsek Kluet Tengah Ipda Marwazi Lubis, saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (4/2/2023).

Menurut Marwazi, lokasi harimau sumatera yang masuk dalam perangkap kandang jebak itu berada dalam kawasan hutan Gunung Simpali yang jauh dari pemukiman warga.

Baca juga: Lagi, Konflik Harimau dan Manusia Terjadi di Hutan Aceh Selatan, 2 Petani Luka Parah

"Lokasinya jauh, dari pemukiman butuh waktu dua jam lebih untuk sampai ke lokasi, tapi itu berbatasan dengan perkebunan warga," kata dia.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agus Arianto menyebutkan, pemasangan kandang jebak dilakukan tim gabungan untuk melakukan observasi kesehatan terhadap harimau yang diduga telah menerkam warga beberapa hari lalu.

"Laporan dari petugas lapangan tadi harimau tersebut telah masuk kandang jebak, dan sekarang sedang dilakukan proses evakuasi," kata dia.

Untuk mengetahui kondisi kesehatan secara detail, kata Agus, harimau tersebut akan dibawa ke kantor Bidang Taman Nasional, karena harimau tersebut juga mengalami luka di bagian tubuhnya.

"Kondisi harimau ada luka sesuai dengan keterangan dari korban yang diterkam beberapa hari lalu, luka itu terjadi akibat upaya penyelamatan diri korban secara spontan saat kejadian, untuk informasi lebih lengkap nanti akan kami sampaikan setelah tim melakukan pemeriksaan," ujar dia.

Baca juga: 2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

Sebelumnya, harimau tersebut diduga telah menerkam empat ranger dari Forum Konservasi Lauser (FKL) hingga mengakibatkan dua di antara korban mengalami luka serius dan korban harus dilarikan ke RSUD setempat untuk mendapatkan pertolongan medis pada Sabtu (28/1/2023).

Berselang empat hari, pada Rabu (1/2/2023), kembali dilaporkan dua orang petani diterkam harimau di kawasan hulu sungai hutan Simpali, Desa Kluet Tengah, Kecamatan Manggamat, Kabupaten Aceh Selatan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sungai Tabalong Meluap, Dua Desa di Kalsel Terendam Banjir

Sungai Tabalong Meluap, Dua Desa di Kalsel Terendam Banjir

Regional
Mesin Rusak, Longboat Berpenumpang 8 Orang Terombang-ambing Selama 9 Jam di Laut Maluku

Mesin Rusak, Longboat Berpenumpang 8 Orang Terombang-ambing Selama 9 Jam di Laut Maluku

Regional
Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Jambi untuk Lebaran 2023

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Jambi untuk Lebaran 2023

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 Maret 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 Maret 2023

Regional
Pengakuan Pelaku Perekrutan PMI Ilegal di NTB: Beri Uang pada Korban untuk Biaya Pemberangkatan

Pengakuan Pelaku Perekrutan PMI Ilegal di NTB: Beri Uang pada Korban untuk Biaya Pemberangkatan

Regional
Tipu Warga Rp 1,1 Miliar, Pasutri di Kepulauan Meranti Ditangkap Polisi

Tipu Warga Rp 1,1 Miliar, Pasutri di Kepulauan Meranti Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 Maret 2023

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 Maret 2023

Regional
8,27 Hektar Tanaman Bawang Milik Petani di Manggarai Timur Rusak akibat Banjir

8,27 Hektar Tanaman Bawang Milik Petani di Manggarai Timur Rusak akibat Banjir

Regional
Gubernur Viktor Sebut NTT dan Timor Leste Ibarat 2 Orang Susah yang Berjuang Menjadi Kaya

Gubernur Viktor Sebut NTT dan Timor Leste Ibarat 2 Orang Susah yang Berjuang Menjadi Kaya

Regional
Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Denpasar untuk Lebaran 2023

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Denpasar untuk Lebaran 2023

Regional
Demo Tolak UU Cipta Kerja di Lampung Rusuh, Massa Lempari Polisi dengan Batu dan Kayu

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Lampung Rusuh, Massa Lempari Polisi dengan Batu dan Kayu

Regional
Masjid Layur, Masjid Bersejarah di Kota Semarang yang Sebagian Bangunannya Hilang akibat Penurunan Tanah

Masjid Layur, Masjid Bersejarah di Kota Semarang yang Sebagian Bangunannya Hilang akibat Penurunan Tanah

Regional
3 Perangkat Desa di Lombok Barat Ditangkap Polisi Terkait Pungli Pembuatan Sporadik

3 Perangkat Desa di Lombok Barat Ditangkap Polisi Terkait Pungli Pembuatan Sporadik

Regional
Di Balik Foto Viral Anggota Dewan di Riau Pamerkan Uang Banyak

Di Balik Foto Viral Anggota Dewan di Riau Pamerkan Uang Banyak

Regional
Bawa 1,1 Kilogram Ganja, Pria Asal Jayapura Ditangkap di Manokwari

Bawa 1,1 Kilogram Ganja, Pria Asal Jayapura Ditangkap di Manokwari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke