Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harimau yang Diduga Terkam Warga Ditangkap Menggunakan Kandang Jebak

Kompas.com - 04/02/2023, 15:11 WIB
Raja Umar,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Seekor harimau sumatera yang diduga telah menerkam warga di kawasan hutan Gunung Simpali, Desa Koto, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, telah berhasil ditangkap.

Harimau tersebut ditangkap menggunkan kandang jebak yang dipasang oleh tim gabungan dari BKSDA, POLRI, TNI, TNGL, WCS dan warga setempat.

"Satu ekor harimau yang diduga telah menerkam warga telah masuk dalam perangkap yang dipasang tiga hari lalu oleh tim gabungan penangan konflik harimau yang terjadi belakangan ini," kata Kapolsek Kluet Tengah Ipda Marwazi Lubis, saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (4/2/2023).

Menurut Marwazi, lokasi harimau sumatera yang masuk dalam perangkap kandang jebak itu berada dalam kawasan hutan Gunung Simpali yang jauh dari pemukiman warga.

Baca juga: Lagi, Konflik Harimau dan Manusia Terjadi di Hutan Aceh Selatan, 2 Petani Luka Parah

"Lokasinya jauh, dari pemukiman butuh waktu dua jam lebih untuk sampai ke lokasi, tapi itu berbatasan dengan perkebunan warga," kata dia.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agus Arianto menyebutkan, pemasangan kandang jebak dilakukan tim gabungan untuk melakukan observasi kesehatan terhadap harimau yang diduga telah menerkam warga beberapa hari lalu.

"Laporan dari petugas lapangan tadi harimau tersebut telah masuk kandang jebak, dan sekarang sedang dilakukan proses evakuasi," kata dia.

Untuk mengetahui kondisi kesehatan secara detail, kata Agus, harimau tersebut akan dibawa ke kantor Bidang Taman Nasional, karena harimau tersebut juga mengalami luka di bagian tubuhnya.

"Kondisi harimau ada luka sesuai dengan keterangan dari korban yang diterkam beberapa hari lalu, luka itu terjadi akibat upaya penyelamatan diri korban secara spontan saat kejadian, untuk informasi lebih lengkap nanti akan kami sampaikan setelah tim melakukan pemeriksaan," ujar dia.

Baca juga: 2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

Sebelumnya, harimau tersebut diduga telah menerkam empat ranger dari Forum Konservasi Lauser (FKL) hingga mengakibatkan dua di antara korban mengalami luka serius dan korban harus dilarikan ke RSUD setempat untuk mendapatkan pertolongan medis pada Sabtu (28/1/2023).

Berselang empat hari, pada Rabu (1/2/2023), kembali dilaporkan dua orang petani diterkam harimau di kawasan hulu sungai hutan Simpali, Desa Kluet Tengah, Kecamatan Manggamat, Kabupaten Aceh Selatan. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keruk Lahar Dingin Marapi, Operator Eskavator Tewas Terseret Arus Sungai

Keruk Lahar Dingin Marapi, Operator Eskavator Tewas Terseret Arus Sungai

Regional
Kronologi Pria Bunuh Istri di Tuban, Serahkan Diri ke Polisi Usai Minum Racun Tikus

Kronologi Pria Bunuh Istri di Tuban, Serahkan Diri ke Polisi Usai Minum Racun Tikus

Regional
Nobar Indonesia Vs Korsel di Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Ada Doorprize untuk 100 Orang Pertama

Nobar Indonesia Vs Korsel di Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Ada Doorprize untuk 100 Orang Pertama

Regional
Umumkan Tak Mau Ikut Pileg via FB, Ketua DPC PDI-P Solok Dicopot dan Tersingkir di DPRD

Umumkan Tak Mau Ikut Pileg via FB, Ketua DPC PDI-P Solok Dicopot dan Tersingkir di DPRD

Regional
Warga di Klaten Tewas Diduga Dianiaya Adiknya, Polisi Masih Dalami Motifnya

Warga di Klaten Tewas Diduga Dianiaya Adiknya, Polisi Masih Dalami Motifnya

Regional
KM Bukit Raya Terbakar, Ratusan Penumpang di Pelabuhan Dwikora Pontianak Batal Berangkat

KM Bukit Raya Terbakar, Ratusan Penumpang di Pelabuhan Dwikora Pontianak Batal Berangkat

Regional
Cari Ikan di Muara Sungai, Warga Pulau Seram Maluku Hilang Usai Digigit Buaya

Cari Ikan di Muara Sungai, Warga Pulau Seram Maluku Hilang Usai Digigit Buaya

Regional
Dendam Kesumat Istri Dilecehkan, Kakak Beradik Bacok Warga Demak hingga Tewas

Dendam Kesumat Istri Dilecehkan, Kakak Beradik Bacok Warga Demak hingga Tewas

Regional
Digigit Buaya 2,5 Meter, Pria di Pasaman Barat Luka Parah di Kaki

Digigit Buaya 2,5 Meter, Pria di Pasaman Barat Luka Parah di Kaki

Regional
Raih Satyalancana dari Jokowi, Bupati Jekek Ajak Semua Pihak Terus Bangun Wonogiri

Raih Satyalancana dari Jokowi, Bupati Jekek Ajak Semua Pihak Terus Bangun Wonogiri

Regional
TKN Tantang PDI-P Tarik Semua Menteri Usai Sebut Jokowi Bukan Kader Lagi, Ini Tanggapan Gibran

TKN Tantang PDI-P Tarik Semua Menteri Usai Sebut Jokowi Bukan Kader Lagi, Ini Tanggapan Gibran

Regional
Penumpang yang Tusuk Driver 'Maxim' di Jalan Magelang-Yogyakarta Terinspirasi Film 'Rambo'

Penumpang yang Tusuk Driver "Maxim" di Jalan Magelang-Yogyakarta Terinspirasi Film "Rambo"

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Ayah Gembong Narkoba Fredy Pratama Divonis 1,8 Tahun Penjara, Seluruh Hartanya Dirampas Negara

Ayah Gembong Narkoba Fredy Pratama Divonis 1,8 Tahun Penjara, Seluruh Hartanya Dirampas Negara

Regional
Berangkat dari Jakarta, 'Driver' Maxim Dibunuh Penumpangnya di Jalan Magelang-Yogyakarta

Berangkat dari Jakarta, "Driver" Maxim Dibunuh Penumpangnya di Jalan Magelang-Yogyakarta

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com