Kompas.com - 24/06/2022, 19:34 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com - Hampir 2.000 guru honorer di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meminta agar dapat segera diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Mereka merupakan guru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (SMP) yang telah memenuhi passing grade dalam seleksi PPPK tahun 2021, namun belum ada formasinya.

Baca juga: Curi Ponsel Warga, Seorang Guru Honorer di Bima Ditangkap

Hal itu mengemuka saat puluhan anggota Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Wiyata Bakti (FGTKWB) menggelar audiensi dengan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Banyumas, Jumat (24/6/2022).

"Pemerintah pusat sudah menyampaikan ke bawah, silakan buka sebanyak-banyaknya formasi 2022," kata Koordinator FGTKWB, Asri Pamungkas Ningsih kepada wartawan usai audiensi, Jumat.

"Dan kami yang sudah lolos passing grade memohon kepada Pemkab untuk menambah formasi sebanyak-banyakanya," lanjut Asri.

Pasalnya tahun ini Pemkab hanya membuka 76 formasi guru PPPK. Sementara guru honorer yang telah lolos passing grade dalam seleksi PPPK 2021 mencapai 1.936.

"Memang harus melihat keuangan daerah, namun kami memohon bisa penambahan. Tahun kemarin kami lolos passing grade, tapi tidak ada formasinya. Kami berharap yang sudah lolos passing grade untuk bisa diterimakan SK-nya (Surat Keputusan) 2022," ujar Asri.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas Wahyu Budi Saptono mengatakan, tidak dapat serta merta mengangkat mereka menjadi PPPK karena terkait dengan kemampuan anggaran pemkab.

"Harapannya (dapat) diterima tahun ini semua, karena mau diambil guru yang lolos passing grade (2021) tanpa tes. Namun konsekuensi anggarannya cukup besar Rp 109 miliar," kata Wahyu.

Untuk itu dalam pertemuan tersebut Wahyu memberikan beberapa opsi agar dapat mengakomodasi mereka. Salah satunya dengan mengangkat mereka menjadi PPPK secara bertahap.

"Kami akan minta pusat untuk yang lolos passing grade (2021) tidak perlu tes lagi tahun depan. Jadi tahun ini diambil 100 dulu, tahun besok sisanya lagi, bertahap sampai semuanya terangkat. Ini yang akan kami komunikasikan, mudah-mudahan bisa," ujar Wahyu.

Baca juga: Honorer Dihapus, Ketua IGI Aceh Utara: Angkat Guru Honorer Jadi PPPK Tanpa Tes

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah Sukoharjo, Polisi Sita Kardus Paket Warna Coklat

Ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah Sukoharjo, Polisi Sita Kardus Paket Warna Coklat

Regional
Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, Bripka Dirga Terluka Usai Paket yang Dibukanya Meledak

Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, Bripka Dirga Terluka Usai Paket yang Dibukanya Meledak

Regional
1 Polisi Terluka Usai Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah

1 Polisi Terluka Usai Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah

Regional
Tekan Disparitas Harga di Pedalaman, Pemprov Kaltara Luncurkan SOA Barang ke Krayan

Tekan Disparitas Harga di Pedalaman, Pemprov Kaltara Luncurkan SOA Barang ke Krayan

Regional
Semburan Lumpur Setinggi 50 Meter Terjadi di Ogan Ilir Sumsel, Diduga Akibat Penggalian Sumur Bor

Semburan Lumpur Setinggi 50 Meter Terjadi di Ogan Ilir Sumsel, Diduga Akibat Penggalian Sumur Bor

Regional
Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Sukoharjo, 1 Orang Terluka

Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Sukoharjo, 1 Orang Terluka

Regional
Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah, Sukoharjo

Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah, Sukoharjo

Regional
Sempat Dinyatakan Hilang, Penumpang Pikap yang Terjun ke Jurang di Lampung Ditemukan, Begini Kondisinya

Sempat Dinyatakan Hilang, Penumpang Pikap yang Terjun ke Jurang di Lampung Ditemukan, Begini Kondisinya

Regional
Melaut saat Cuaca Buruk, Nelayan di Kalsel Ditemukan Tewas

Melaut saat Cuaca Buruk, Nelayan di Kalsel Ditemukan Tewas

Regional
Aipda S Pemilik Lahan Gudang BBM Ilegal di Palembang Ditahan, Kasus 'Tangki Kencing' Terbongkar karena Kebakaran

Aipda S Pemilik Lahan Gudang BBM Ilegal di Palembang Ditahan, Kasus "Tangki Kencing" Terbongkar karena Kebakaran

Regional
Siswi SMA di Lampung Ditodong Pistol lalu Dicabuli di Rumahnya, Kapolres: Pelaku Dijerat 3 Pasal

Siswi SMA di Lampung Ditodong Pistol lalu Dicabuli di Rumahnya, Kapolres: Pelaku Dijerat 3 Pasal

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 September 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 September 2022

Regional
Dialog Publik B20-G20 di Labuan Bajo, UMKM Didukung Berperan Penuh dalam Rantai Pasok Global

Dialog Publik B20-G20 di Labuan Bajo, UMKM Didukung Berperan Penuh dalam Rantai Pasok Global

Regional
Gempa M 5,5 Guncang Melonguane Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Melonguane Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
3 Siswa SMA Riau Perkosa Anak di Bawah Umur secara Bergiliran di Rumah Kosong

3 Siswa SMA Riau Perkosa Anak di Bawah Umur secara Bergiliran di Rumah Kosong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.