Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Tahun Menunggu, 589 Calon Jemaah Haji Kepri Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

Kompas.com - 30/05/2022, 07:43 WIB
Elhadif Putra,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Setelah dua tahun menunggu, akhirnya 589 calon jemaah haji (CJH) asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bisa berangkat ke Arab Saudi.

Pandemi Covid-19 membuat Pemerintah Arab Saudi menutup prosesi haji bagi negara-negara lain.

Diketahui Indonesia mendapatkan kuota Haji sejumlah 100.051 jamaah.

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama nomor 405 tahun 2002, jumlah tersebut dibagi untuk jamaah-jamaah haji dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Jemaah Dapat Melaksanakan Ibadah Haji 2022 jika Memenuhi Syarat Ini

Untuk Provinsi Kepri, tahun ini ada 589 jemaah haji yang diberangkatkan.

Rinciannya sebagai berikut: dari Kota Batam sejumlah 292 jamaah, Kota Tanjungpinang sebanyak 98 jamaah, Kabupaten Karimun 76 jamaah, Kabupaten Natuna 49 jamaah, Kabupaten Lingga 19 jamaah, Kabupaten Bintan 34 jamaah, Kabupaten Anambas 18 jamaah.

Kemudian ditambah kuota pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrohdan Petugas Haji Daerah sebanyak 3 jamaah.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap, Indonesia bisa terus mendapatkan kuota CJH yang lebih besar lagi ke depannya.

"Terutama untuk Provinsi Kepulauan Riau agar lebih banyak lagi Jemaah yang bisa diberangkatkan," ungkap Ansar Ahmad didampingi Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar dalam kegiatan Halalbihalal dan pelepasan CJH BKMT Kota Tanjungpinang tahun 1443 H di masjid Raya Nur Ilahi, Kota Tanjungpinang, Jumat (27/5/2022).

Ansar juga menyampaikan Pemerintah Indonesia serta Pemprov Kepri akan mengikuti peraturan pemerintah Arab Saudi, termasuk terkait protokol kesehatan.

"Kami yakin semua itu diterapkan demi memberikan kenyamanan, termasuk bagi jemaah haji Indonesia," ujar Ansar

Dalam kegiatan tersebut Ansar juga mengatakan dengan meredanya Covid-19 akan dapat memberikan rasa aman serta nyaman bagi CJH saat melaksanakan ibadah di tanah suci.

"Kami ucapkan Selamat Jalan kepada CJG dari BKMT Kota Tanjungpinang. Semoga menjadi haji yang mabrur dan kembali selamat sampai ke tanah air," sebut Ansar.

Baca juga: Cerita Tukah 20 Tahun Menabung untuk Naik Haji, Senang Akhirnya Bakal Berangkat

Sementara itu, Dewi Ansar berharap bahwa pada kegiatan halal bihalal ini, kegiatan ini akan memberikan keberkahan dimana seluruh anggota majelis taklim BKMT Kepri maupun BKMT se-Kota Tanjungpinang harus terus bersatu padu, semua tetap bersinergi dan mampu menciptakan masyarakat Kepri yang harmonis.

"Karena ini lah salah satu modal untuk kita membangun negeri kita tanpa adanya keharmonisan maka pembangunan juga tidak akan bisa berjalan lancar. Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya berharap semua anggota BKMT Kepri selalu bersinergi dan mampu menciptakan islamiah yang mendalam sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman membangun Kepri," ujar Dewi Ansar

Dewi Ansar menjelaskan bahwa tahun ini jamaah haji anggota BKMT Kepri yang berangkat untuk menunaikan ibadah haji berjumlah 19 jamaah.

"Mudah-mudahan dalam perjalanannya ibu-ibu kami dalam menunaikan ibadah haji berjalan dengan lancar, semua di mudahkan dan di berikan kesehatan lahir dan batin serta kembali ke tahan air dalam keadaan sehat walafiat," imbuh Dewi Ansar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dua Rumah Di Cilacap Terbakar, Awalnya Rebus Air Ditinggal 'Ngopi'

Dua Rumah Di Cilacap Terbakar, Awalnya Rebus Air Ditinggal "Ngopi"

Regional
2 Pengungsi Letusan Gunung Ibu Halmahera Barat Meninggal

2 Pengungsi Letusan Gunung Ibu Halmahera Barat Meninggal

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 27 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Anak Diduga Aniaya Ibu Kandung di Pekanbaru, Menantu Rekam Video

Anak Diduga Aniaya Ibu Kandung di Pekanbaru, Menantu Rekam Video

Regional
Meriahnya Festival Balon Udara di Purwokerto

Meriahnya Festival Balon Udara di Purwokerto

Regional
Mayat Laki-laki Ditemukan di Saluran Irigasi di Lombok Tengah

Mayat Laki-laki Ditemukan di Saluran Irigasi di Lombok Tengah

Regional
2 Hari Pencarian, 3 Korban Longsor Ditemukan Tewas Tertimbun

2 Hari Pencarian, 3 Korban Longsor Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Bukan Saya, Ini Fitnah, Saya Rela Mati' | Fakta Uang Miliaran Bobby Nasution Disebut Hilang

[POPULER NUSANTARA] "Bukan Saya, Ini Fitnah, Saya Rela Mati" | Fakta Uang Miliaran Bobby Nasution Disebut Hilang

Regional
3 Oknum ASN Ternate Tertangkap Pakai Sabu di Depan Warkop di Jakarta, Ini Kata Pj Gubernur Malut

3 Oknum ASN Ternate Tertangkap Pakai Sabu di Depan Warkop di Jakarta, Ini Kata Pj Gubernur Malut

Regional
Pilkada Bangka Belitung, PDI-P Survei Elektabilitas Ketua Gerindra

Pilkada Bangka Belitung, PDI-P Survei Elektabilitas Ketua Gerindra

Regional
Warga Sukabumi Lihat Jejak Kaki di Kebun, Khawatir Milik Macan Tutul

Warga Sukabumi Lihat Jejak Kaki di Kebun, Khawatir Milik Macan Tutul

Regional
Kapal Karam Dihantam Badai, 9 Awak Berenang dalam Gelap

Kapal Karam Dihantam Badai, 9 Awak Berenang dalam Gelap

Regional
Longsor di Distrik Minyambouw Papua Barat, 1 Keluarga Tertimbun

Longsor di Distrik Minyambouw Papua Barat, 1 Keluarga Tertimbun

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com