Akses ke Rumah Warga Ditutup Tembok oleh Tetangganya, Wakil Wali Kota Surabaya Turun Tangan hingga Akan Dibongkar

Kompas.com - 02/11/2021, 09:38 WIB

 

Kamis malam, perundingan berlangsung di rumah T tanpa membuahkan kesepakatan hitam di atas putih.

Namun, menurut Solichah, T dan A akhirnya menyepakati pemberian akses jalan tanpa surat perjanjian.

Akan tetapi, Solichah kaget tiba-tiba A juga ikut menutup akses jalan ke rumahnya.

"Nah, saya mengartikan ini sudah selesai dan tidak ada masalah bahkan sudah disepakati semua pihak. Tapi, sayangnya justru tiba-tiba hari Sabtu (30/10/2021) pagi posisi jalan dari arah rumah ibu Hj A ternyata dibangun tembok. Saya kaget," kata dia.

Ia kemudian bertanya kepada A mengapa ikut menutup jalan.

"Mereka jawabannya, lah kamu diam saja dari depan ditutup," ucap dia.

Baca juga: Air Mata Trimah, Dititipkan ke Panti Jompo oleh Anak-anaknya: Semoga Mereka Ingat Masih Punya Orangtua

Sekolah anak terbengkalai

Masalah tersebut ternyata berdampak pada kegiatan sekolah kedua anak Sholichah yang berada di bangku sekolah menengah dan sekolah dasar.

Karena repot mengurusi penutupan jalan itu, Solichah meminta izin kepada sekolah memberi toleransi untuk tugas PR anaknya.

"Selama dua hari dia sengaja meminta izin pada gurunya anak saya karena saya dan suami sedang fokus cari solusi secara kekeluargaan," papar dia.

Baca juga: 2 Pengelola RHU Dipanggil Satpol PP Surabaya dan Terancam Ditutup, Ini Penyebabnya

Armuji kaget

Wakil Wali Kota Surabaya ArmujiKOMPAS.COM/GHINAN SALMAN Wakil Wali Kota Surabaya Armuji

Masalah ini pun akhirnya diketahui oleh Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Dia pun turun tangan hingga mendatangi rumah Ridwan dan Sholichah.

Armuji mengatakan, pihak kelurahan setempat juga sudah melakukan mediasi.

"Sudah dimediasi oleh pihak kelurahan dan kecamatan, saya berharap di sini kita kedepankan perikemanusiaan dalam kehidupan bertetangga. Jangan egonya yang main," ujar Cak Ji.

Armuji mengaku menyayangkan kejadian tersebut karena bisa merusak toleransi yang sudah dibangun masyarakat Surabaya selama ini.

"Masalah seperti ini tidak bisa dibiarkan, harus selesai hari ini juga. Saya tidak ingin semangat toleransi di Kota Surabaya terdegradasi," kata Cak Ji, sapaan akrabnya, Senin (1/11/2021).

"Awak dewe getun, ojok sampek kedaden maneh (aku kaget, jangan sampai kejadian lagi hal seperti ini)," kata dia.

Baca juga: Surabaya Fashion Week 2021 Jadi Momentum Pulihkan Ekonomi, 358 UMKM Dilibatkan

Perjanjian saat beli rumah

Ridwan, pemilik rumah, menunjukkan kepada Armuji surat pembelian rumah tersebut.

Tertulis dalam surat tersebut bahwa tetangga akan memberikan akses jalan selamanya.

Selama ini, Ridwan memiliki dua akses jalan, yakni di depan dan sebelah kanan rumahnya.

Kedua akses itu tiba-tiba ditutup hingga dirinya terisolasi.

"Kalau yang tetangga sebelah kanan tanya saya, apa usaha saya karena akses jalan depan ditembok. Enggak tahu kenapa, saya dianggap tidak berusaha oleh tetangga sebelah kanan. Akhirnya akses keluar masuk rumah di sisi kanan rumah saya juga diblok," ujar Ridwan.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Surabaya, Muchlis, Ghinan Salman | Editor: Robertus Belarminus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Pria Mirip Kim Jong Un Menyanyi Dangdut di Acara Pernikahan, Ini Kisahnya

Viral, Video Pria Mirip Kim Jong Un Menyanyi Dangdut di Acara Pernikahan, Ini Kisahnya

Regional
Wisata Bahari Lamongan di Lamongan, Wahana, Harga Tiket, dan Jam Buka

Wisata Bahari Lamongan di Lamongan, Wahana, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Kecelakaan Bus Peziarah yang Tewaskan 4 Orang, Kapolres Ciamis Sebut Sopir Kehilangan Kendali di Turunan Kemudian Terlibat Tabrakan

Kecelakaan Bus Peziarah yang Tewaskan 4 Orang, Kapolres Ciamis Sebut Sopir Kehilangan Kendali di Turunan Kemudian Terlibat Tabrakan

Regional
Oknum Ketua RT di Karimun Cabuli Balita, Modus Ajak Korban Jalan-Jalan

Oknum Ketua RT di Karimun Cabuli Balita, Modus Ajak Korban Jalan-Jalan

Regional
Sosok Achmad Yurianto di Mata Keluarga, Humoris dan Tidak Pernah Mengeluh

Sosok Achmad Yurianto di Mata Keluarga, Humoris dan Tidak Pernah Mengeluh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Perdana Pemutaran Film Arul Hadiah Terbaik | Kakek 61 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Perdana Pemutaran Film Arul Hadiah Terbaik | Kakek 61 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun

Regional
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 22 Mei 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 22 Mei 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 22 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 22 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis, Korban Tewas Asal Balaraja Tangerang Dipulangkan

Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis, Korban Tewas Asal Balaraja Tangerang Dipulangkan

Regional
Pemotor Pelat Merah yang Curi Helm di Kantor Pengadilan Agama Brebes Ternyata Perangkat Desa

Pemotor Pelat Merah yang Curi Helm di Kantor Pengadilan Agama Brebes Ternyata Perangkat Desa

Regional
Terungkap, Peredaran Sabu Seberat 41,4 Kg, Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar

Terungkap, Peredaran Sabu Seberat 41,4 Kg, Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar

Regional
Meski Belum Ditemukan Kasusnya, Sulawesi Tengah Waspadai Hepatitis Akut

Meski Belum Ditemukan Kasusnya, Sulawesi Tengah Waspadai Hepatitis Akut

Regional
11 Calon Jemaah Haji Asal Gresik Pilih Mengundurkan Diri, Ini Alasan Mereka...

11 Calon Jemaah Haji Asal Gresik Pilih Mengundurkan Diri, Ini Alasan Mereka...

Regional
Buron 2 Bulan, Remaja Pelaku Pembunuhan Pegawai Salon Ditangkap Polisi

Buron 2 Bulan, Remaja Pelaku Pembunuhan Pegawai Salon Ditangkap Polisi

Regional
Viral Pencuri Gunakan Motor Pelat Merah Curi Helm di Brebes, Aksinya Terekam CCTV

Viral Pencuri Gunakan Motor Pelat Merah Curi Helm di Brebes, Aksinya Terekam CCTV

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.