Kronologi Seorang Pria di Surabaya Bacok Kakak Beradik, Berawal Pelaku Mengolok-olok Korban Masalah Utang

Kompas.com - 03/10/2021, 17:42 WIB
Ilustrasi olah TKP KOMPAS.COM/KOMPAS.comIlustrasi olah TKP

KOMPAS.com - Gara-gara masalah utang Rp 200.000 Seorang pria di Surabaya, Jawa Timur, bernama Usman Efendi (38), nekat membacok kakak beradik hingga kedua korban mengalami luka parah di sekujur tubuh.

Kedua korban diketahui bernama Firman (22), dan Wawan (33).

Firman mengalami luka bacok di bagian tangan kanan dan bagian kepala. Sedangkan Wawan mengalami luka bacok di bagian tangan kiri.

Baca juga: Itu Pegawai Saya, meskipun Dia Pegawai Rendahan tapi Manusia Juga, Saya Tersinggung, Tak Terima

Peristiwa itu terjadi di Jalan Dinoyo Tenun 109 Gang II, Surabaya, Kamis (23/9/2021) sekitar pukul 21.05 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Marji Wibowo mengatakan, peristiwa itu terjadi saat pelaku mengolok-olok kedua korban karena tidak kunjung membayar utang sebesar Rp 200.000 kepada

"Karena tak kunjung dibayar, si Usman ini mengolok-ngolok dua korban, Firman dan Wawan yang merupakan kakak beradik, soal utang piutang sebesar Rp 200.000," kata Wibowo saat dikonfirmasi, Minggu (3/10/2021).

Baca juga: Gara-gara Utang Rp 200.000, Pria di Surabaya Bacok Kakak Beradik Pakai Celurit hingga Luka Berat

Tak terima dengan perbuatan pelaku, sambungnya, kedua korban kemudian mendatangi rumah Usman dengan membawa tongkat golf dan kayu balok.

Saat Usman sedang berada di atas sepeda motor, keduanya langsung memukulnya secara berkali-kali hingga jatuh tersungkur.

 

Saat itu, Usman bangkit dan berdiri lari ke kosannya di Jalan Dinoyo, dan langsung mengambil celurit.

"Kemudian, Usman langsung membalas dengan cara membacok Firman dan Wawan," ujarnya.

Baca juga: Mensos Risma Marahi dan Tunjuk-tunjuk Petugas PKH, Gubernur Gorontalo: Saya Tidak Terima...

Saat ini, pelaku sudah ditangkap dan telah diamankan di Polsek Tegalsari.

"Sedangkan pelaku atas nama Usman sudah diamankan Unit Satreskrim Polsek Tegalsari dan dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Atas perbuatannya pelaku Usman terancam dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Sementara, untuk korban Firman dan Wawan, polisi masih melakukan penyelidikan.

Sebab, keduanya juga terlebih dahulu melakukan pengeroyokan terhadap Usman, dan besar kemungkinan juga akan ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Akhir Pelarian Saleh Kurap, Bandar Narkoba yang Kabur dari Lapas Pontianak, Dijebloskan ke Sel Khusus di Nusakambangan

 

(Penulis : Kontributor Surabaya, Ghinan Salman | Editor : Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berencana Berikan Vaksin Booster, Pemkab Blora Sasar Lansia

Berencana Berikan Vaksin Booster, Pemkab Blora Sasar Lansia

Regional
Calon Penerus Takhta Pura Mangkunegaran Solo Telah Mengerucut

Calon Penerus Takhta Pura Mangkunegaran Solo Telah Mengerucut

Regional
Anak Menjerit Saat Buka Pintu Gudang Pergoki Ayahnya Selingkuh, Sang Ibu Lapor Polisi

Anak Menjerit Saat Buka Pintu Gudang Pergoki Ayahnya Selingkuh, Sang Ibu Lapor Polisi

Regional
Tukarkan Ayam Aduan untuk Jualan Narkoba, Pria Ini Diringkus Polisi

Tukarkan Ayam Aduan untuk Jualan Narkoba, Pria Ini Diringkus Polisi

Regional
Viral, Kakek di Minahasa Didakwa Bunuh Sapi Warga Pakai Perangkap, Jaksa Harap Berakhir 'Happy Ending'

Viral, Kakek di Minahasa Didakwa Bunuh Sapi Warga Pakai Perangkap, Jaksa Harap Berakhir "Happy Ending"

Regional
Oknum TNI Kodam Pattimura Diduga Tipu Warga, Bermula Tawarkan Bisnis Kayu

Oknum TNI Kodam Pattimura Diduga Tipu Warga, Bermula Tawarkan Bisnis Kayu

Regional
Dinyatakan Waras, Anak Bunuh Ibu Kandung dengan Cangkul Ditetapkan Tersangka

Dinyatakan Waras, Anak Bunuh Ibu Kandung dengan Cangkul Ditetapkan Tersangka

Regional
Detik-detik Polisi Ditabrak Pelajar hingga Terlempar Beberapa Meter Saat Razia, Korban Terluka Parah

Detik-detik Polisi Ditabrak Pelajar hingga Terlempar Beberapa Meter Saat Razia, Korban Terluka Parah

Regional
Gibran soal Hadapi Covid-19 Varian Omicron: Aman-aman, Bismillah Saja

Gibran soal Hadapi Covid-19 Varian Omicron: Aman-aman, Bismillah Saja

Regional
Buaya Terkam dan Bawa Bocah di Agam, BKSDA: Daerah Itu Habitat Buaya

Buaya Terkam dan Bawa Bocah di Agam, BKSDA: Daerah Itu Habitat Buaya

Regional
Dikubur Lagi Usai Ditemukan, Lokasi Penemuan 3 Nisan Kuno di Palembang Dibongkar Malam Ini

Dikubur Lagi Usai Ditemukan, Lokasi Penemuan 3 Nisan Kuno di Palembang Dibongkar Malam Ini

Regional
Polisi Tangkap Satu Pelaku Tawuran Pelajar di Kota Serang, 3 Masih Buron

Polisi Tangkap Satu Pelaku Tawuran Pelajar di Kota Serang, 3 Masih Buron

Regional
Briptu Rio Patah Tulang Ditabrak Pengendara Motor yang Hindari Razia Knalpot Brong

Briptu Rio Patah Tulang Ditabrak Pengendara Motor yang Hindari Razia Knalpot Brong

Regional
Selain Tendang dan Seret Ayahnya, Pria Ini Juga Pukuli Korban Pakai Kayu

Selain Tendang dan Seret Ayahnya, Pria Ini Juga Pukuli Korban Pakai Kayu

Regional
Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap, Tim Gabungan Periksa Semua Nama yang Disebut Bripka Ricardo

Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap, Tim Gabungan Periksa Semua Nama yang Disebut Bripka Ricardo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.