Foto Viral di Medsos Disebut Mirip Lee Min Ho, Penjual Nasi Kuning Di-bully, tapi Jualannya Laku Keras

Kompas.com - 12/04/2021, 05:15 WIB
Doddy Angga Andrianto saat jualan nasi kuning di Jalan Lambung, Samarinda, Kaltim, Jumat (8/4/2021). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONDoddy Angga Andrianto saat jualan nasi kuning di Jalan Lambung, Samarinda, Kaltim, Jumat (8/4/2021).

KOMPAS.com - Doddy Angga Andrianto, penjual nasi kuning asal Samarinda, Kalimantan Timur, mendadak terkenal di media sosial karena disebut mirip Lee Min Ho.

 

Wajahnya yang disebut mirip artis Korea Selatan ternyata membawa rezeki.

Baca juga: Mirip Lee Min Ho, Penjual Nasi Kuning di Samarinda Viral di Medsos, Ini Kisah Perjuangannya

Dagangannya kini laris manis diburu pembeli, terlebih para wanita.

Baca juga: Curhat Penjual Nasi Kuning yang Disebut Mirip Lee Min Ho: Tangan Dielus-elus Pembeli hingga Diajak Kencan

Doddy mengatakan, dalam satu jam nasi kuning yang dia jual bisa menghabiskan 15 kilogram beras untuk sekali masak. Normalnya sangat sepi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, kata Doddy, ada saja pelanggan yang iseng menggodanya. 

Doddy mengaku ada pembeli yang pernah merayunya, mengajak jalan, bahkan mengelus tangannya.

"Ada yang elus-elus tangan saya, ajak temani jalan, tapi saya profesional tetap aja jualan (nasi kuning)," ungkap pria kelahiran 1993 ini saat ditemui Kompas.com di tempat jualannya di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Jumat (8/4/2021) malam.

Di-bully

Sejak fotonya viral di media sosial, Doddy mengaku tak sedikit bullying ia terima.

Foto-fotonya kadang diedit dan disandingkan dengan foto Lee Min Ho berisi keterangan bullying.

"Saya enggak mau di-bully. Saya enggak kuat," keluhnya.

 

Doddy mengaku tak pernah merasa mirip artis siapa pun, sehingga ia meminta agar tidak menjadi bahan olok-olokan.

"Saya enggak pernah merasa mirip artis yang dibilang itu (Lee Min Ho). Saya enggak pernah merasa. Setiap orang punya pendapat berbeda," ungkap pria berdarah campuran Dayak, Bugis, dan Jawa ini.

Pesan nenek

Nenek Doddy, Rasdiana (76), mengatakan, cucunya itu merupakan seorang pekerja keras dan patuh dengan orangtua.

Oleh karena itu, Doddy ingin sekali membahagiakan orangtuamya.

"Dia itu enggak tega lihat mamanya jual sendiri," kata sang nenek.

Rasdiana meminta agar usaha nasi kuning yang ia rintis itu tetap dilanjutkan oleh anak dan cucu-cucunya.

"Biar (Doddy) terkenal bagaimanapun, sukses pun, jangan pernah tinggalkan nasi kuning ini. Karena usaha ini awal dari rezeki kita," ujar sang nenek. (Penulis Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton | Editor Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lonjakan Kasus Covid-19 di Karawang, Sudah Tambah Tempat Tidur namun Pasien Terus Bertambah

Lonjakan Kasus Covid-19 di Karawang, Sudah Tambah Tempat Tidur namun Pasien Terus Bertambah

Regional
Warga Perbatasan NTT-Timor Leste Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam

Warga Perbatasan NTT-Timor Leste Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam

Regional
Dramatis, Video Penyelamatan Korban di Tengah Banjir Bandang Sungai Serayu

Dramatis, Video Penyelamatan Korban di Tengah Banjir Bandang Sungai Serayu

Regional
Pungli Dana Bantuan UMKM, Seorang Oknum PNS dan Warga Ditangkap Polisi

Pungli Dana Bantuan UMKM, Seorang Oknum PNS dan Warga Ditangkap Polisi

Regional
Kebakaran Rumah di Riau, Ibu dan 3 Anaknya Jadi Korban

Kebakaran Rumah di Riau, Ibu dan 3 Anaknya Jadi Korban

Regional
Nikmati Suasana Alam, Menteri KP: Tidak Perlu Mati untuk Menuju Surga

Nikmati Suasana Alam, Menteri KP: Tidak Perlu Mati untuk Menuju Surga

Regional
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Persiapan Pemkot Semarang

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Persiapan Pemkot Semarang

Regional
Pengunjung Makam Bung Karno Meningkat, Tes Acak Covid-19 Dilakukan

Pengunjung Makam Bung Karno Meningkat, Tes Acak Covid-19 Dilakukan

Regional
PPDB Sumbar Dibuka Senin Besok, Berikut Posko dan Hotline Pengaduan

PPDB Sumbar Dibuka Senin Besok, Berikut Posko dan Hotline Pengaduan

Regional
Maling Salah Sasaran, Masuk Rumah Pendekar hingga Pura-pura ke Toilet

Maling Salah Sasaran, Masuk Rumah Pendekar hingga Pura-pura ke Toilet

Regional
Minta Pasien Covid-19 Ngevlog, Ini Alasan Ganjar Pranowo

Minta Pasien Covid-19 Ngevlog, Ini Alasan Ganjar Pranowo

Regional
Detik-detik Menegangkan Saat Tim SAR Evakuasi Mayat Pria yang Diseret Buaya

Detik-detik Menegangkan Saat Tim SAR Evakuasi Mayat Pria yang Diseret Buaya

Regional
Kesiapan Pemerintah DIY Hadapi Peningkatan Jumlah Pasien Covid-19

Kesiapan Pemerintah DIY Hadapi Peningkatan Jumlah Pasien Covid-19

Regional
Kasus Korupsi SPP SMK di Batam, Tersangka Sebut Nama Pejabat Kepri

Kasus Korupsi SPP SMK di Batam, Tersangka Sebut Nama Pejabat Kepri

Regional
Sebulan Terakhir, Ada 4 Kasus Kekerasan Pada Jurnalis di Sumut, Pembakaran Mobil hingga Pembunuhan

Sebulan Terakhir, Ada 4 Kasus Kekerasan Pada Jurnalis di Sumut, Pembakaran Mobil hingga Pembunuhan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X