Kompas.com - 18/06/2013, 18:09 WIB
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Nan (30), warga Nglipar, Gunungkidul, dilaporkan ke polisi karena telah mencabuli seorang siswi SMK sebut saja Bunga—nama samaran.

Peristiwa pencabulan terjadi pada pertengahan Maret 2013. Perbuatan itu dilakukan di sebuah hutan Nglipar, Gunungkidul. Nan yang sudah mempunyai dua anak saat itu mengajak korban jalan-jalan. Bunga yang memang sudah dekat, lantas menuruti kemauan Nan. Keduanya lantas berjalan-jalan ke hutan Nglipar yang menjadi tempat favorit anak muda di Gunungkidul.

"Anak saya awalnya menolak, tetapi terus dirayu oleh Ppak Nanang," ujar M (45), ibu korban, Selasa (18/6/2013).

Setelah keduanya jalan-jalan, kedekatan mereka semakin menjadi-jadi. Keluarga korban dan warga menaruh curiga dan mencoba pertanyakan status kedekatan keduanya.

"Saat ditanya, keduanya mengakui mereka sudah melakukan hubungan badan di hutan Nglipar," ungkapnya.

Tidak terima dengan perbuatan Nan, keluarga lantas melaporkan bapak dua anak tersebut ke polisi.

Kapolsek Nglipar AKP Agus Sunarno mengatakan, keduanya sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Korban juga sudah divisum, tetapi hasilnya belum keluar.

"Masih akan kami dalami, saat ini tengah diperiksa PPA polres," ujar Agus.

Jika terbukti melakukan pencabulan, pelaku terancam Pasal 81 Ayat 2 Nomor 23/2002 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.