Bentrok Demo BBM, Satu Polisi di Ternate Dilarikan ke UGD

Kompas.com - 17/06/2013, 16:52 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi unjuk rasa menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Ternate, Maluku Utara berlangsung ricuh, Senin (17/6/2013). Seorang polisi yang mengamankan jalannya aksi terluka dan langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat di rumah sakit setempat.

"Akibat peristiwa itu satu anggota kami masih dirawat di UGD rumah sakit di Ternate," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2013).

Agus menjelaskan, awalnya demonstran melempari petugas kepolisian yang mengawal aksi unjuk rasa. Demonstran juga terlihat membawa ketapel dan mengarahkan kepada polisi. Selain seorang polisi tersebut, enam anggota lainnya mengalami luka-luka. Unjuk rasa pun berlangsung ricuh sekitar pukul 12.05 WIT. Polisi kemudian melepaskan tembakan peluru karet dan mengenai enam orang. Mereka adalah lima orang pengunjuk rasa dan satu orang wartawan Mata Publik.

Sebelumnya, unjuk rasa di Ternate yang diikuti sekitar 1500-2000 orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa berlangsung pukul 07.30 WIT. Mereka melakukan long march melewati rute jalan yang dianggap mengganggu aktivitas masyarakat. Massa juga sempat berjalan menuju Bandara Sutan Babullah dan bermaksud menduduki bandara.


Agus mengatakan, aksi massa itu mengganggu aktivitas penerbangan. Polisi mencoba menghentikan aksi yang dianggap mengganggu ketertiban masyarakat. Namun,  justru terjadi bentrokan.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

    Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

    Regional
    Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Suka Cita

    Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Suka Cita

    Regional
    4 Warga di NTT Tersambar Petir, 2 Orang Tewas Seketika

    4 Warga di NTT Tersambar Petir, 2 Orang Tewas Seketika

    Regional
    Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bermasalah, Petugas Data Manual

    Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bermasalah, Petugas Data Manual

    Regional
    Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

    Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

    Regional
    Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

    Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

    Regional
    Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

    Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

    Regional
    Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

    Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

    Regional
    Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

    Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

    Regional
    Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

    Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

    Regional
    Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

    Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

    Regional
    Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

    Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

    Regional
    Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

    Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

    Regional
    Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

    Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

    Regional
    Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

    Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X