Seusai Dorong Motor, Mahasiswa Baca "Puisi Cinta" untuk SBY

Kompas.com - 17/06/2013, 16:42 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com - Beragam cara dilakukan para mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya menolak kenaikan harga BBM, Senin (17/6/2013).

Di Bali, setelah melakukan aksi dorong sepeda motor dari kantor DPRD Bali menuju kantor Gubernur Bali, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bali melanjutkan dengan membacakan puisi cinta untuk SBY.

Puisi cinta ini bukan berisi sanjungan seperti puisi cinta sepasang kekasih. Puisi cinta ini berisi sindiran terhadap SBY yang mengaku memikirkan rakyat namun dengan menaikan harga BBM justru akan menyengsarakan rakyat.

"Saya dengar Bapak sering terjaga di malam hari sering tak tidur juga. Saya salut katanya bapak seperti itu memikirkan rakyat. Pak Beye yang sangat saya cintai yang saya hormati, denger-denger Bapak mau menaikkan BBM? Kok tega sih, Pak? Jelas-jelas Bapak tahu angka kemiskinan bertambah kok mau dinaikin? Enggak kasihan sama rakyat Bapak yang Bapak pikirin setiap hari sampe Bapak tidak tidur?" demikian beberapa bait puisi cinta yang dibacakan oleh mahasiswa KAMMI saat unjuk rasa di depan kantor Gubernur Bali.

Dengan puisi cinta tersebut mahasiswa berharap Presiden SBY membatalkan rencana kenaikan harga BBM. Menurut pengunjuk rasa, kesalahan bukan pada subsidi tapi pemerintah yang terlalu boros.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Napi di Lapas Dalangi Pemerasan Bermodus Video Call Seks, Anggota DPRD Sambas Jadi Korban

    Napi di Lapas Dalangi Pemerasan Bermodus Video Call Seks, Anggota DPRD Sambas Jadi Korban

    Regional
    Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Regional
    Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

    Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

    Regional
    CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

    CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

    Regional
    Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

    Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

    Regional
    Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

    Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

    Regional
    Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

    Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

    Regional
    6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

    6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

    Regional
    Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

    Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

    Regional
    Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

    Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

    Regional
    4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

    4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

    Regional
    Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

    Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

    Regional
    150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

    150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

    Regional
    Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

    Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

    Regional
    Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

    Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X