Kompas.com - 17/06/2013, 12:50 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Melihat banyaknya pompa rusak yang mengakibatkan banjir, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk menambah pompa baru. Keberadaan pompa-pompa baru ini untuk menggantikan pompa yang sudah rusak di beberapa lokasi rawan banjir yang ada di Ibu Kota.

"Kita minta Kemen-PU untuk menganggarkan pembelian dan pemasangan pompa di APBN Perubahan. Kita susah juga untuk menanggulangi banjir, kalau banyak pompa yang rusak," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (17/6/2013).

Salah satu banjir akibat pompa rusak, seperti banjir yang terjadi di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Banjir di kawasan tersebut dikarenakan tiga pompa di Rumah Pompa Ancol rusak. Sehingga, pompa tidak mampu menangani air pasang laut atau rob dengan cepat. Dua dari tiga pompa yang terletak di Rumah Pompa Ancol, kata dia, sedang diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta.

Selain meminta anggaran pembelian pompa, pria yang akrab disapa Ahok itu juga akan meminta kepada Pemerintah Pusat untuk mengalihkan perbaikan pompa-pompa rusak kepada Pemprov DKI. Sebab, tahun lalu, Pemprov DKI telah melakukan inventarisasi pompa DKI yang rusak dan masih berfungsi dengan baik.

Untuk sementara waktu, Dinas PU DKI telah memasang pompa-pompa portable sambil menunggu perbaikan pompa-pompa rusak selesai. "Kita minta penyelesaian beberapa pompa diserahkan kepada kami saja. Tahun ini, kita mulai tahu kondisinya sudah banyak yang rusak. Kita sudah pasang pompa-pompa portable, dan sekarang sedang dikerjakan," ujar Basuki.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X