Kompas.com - 15/06/2013, 11:16 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang satpam menjadi korban penembakan oleh seorang oknum polisi. Satpam yang diketahui bernama Luki (23) itu akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di ruang instalasi gawat darurat (IGD) RS Kariadi, Sabtu (15/6/2013).

Warga Lamper, Semarang Selatan, itu menderita luka tembak pada bagian kepala belakang tembus hingga depan. Luki diketahui bekerja sebagai satpam di perusahaan ekspedisi pengiriman uang ATM di Jalan Guntur Nomor 26, RT 4 RW 1, Gajahmungkur, Semarang.

Luki ditembak di kantornya pada Sabtu (15/6/2013) sekitar pukul 02.30. Pelaku diduga oknum polisi dari kesatuan Dalmas Polrestabes Semarang, Briptu Po.

Atas kasus itu, Kapolda Jateng Irjen Dwi Priyatno meminta maaf secara langsung kepada ibunda Luki, Rubiyati (56), di depan ruang IGD RS Kariadi, Sabtu (15/6/2013), sekitar pukul 09.45.

"Saya selaku pimpinan Polda Jateng meminta maaf atas peristiwa ini. Segala biaya pemakaman akan ditanggung kepolisian," kata Dwi di hadapan Rubiyati yang duduk dan menangis.

Saat mengucapkan maaf, Kapolda didampingi Kapolrestabes Semarang Kombes Elan Subilan. Wartawan yang hendak masuk ke IGD RS Kariadi diusir petugas provos. ( A Prianggoro/Tribunjateng.com)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X