Kompas.com - 10/06/2013, 21:12 WIB
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com -  Ratusan orang baik warga Sleman maupun dari di luar DIY hari ini Senin (10/6/2013) pagi mengikuti acara budaya labuhan Merapi di Pos I Srimanganti. Upacara budaya tahunan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini dipimpin langsung oleh juru kunci Merapi Mas Kliwon Surakso Hargo.

Sejak Minggu (9/6/2013) malam warga sudah mulai berdatangan ke petilasan rumah almarhum Mbah Marijan di Kinahrejo untuk menikmati pementasan wayang kulit semalam suntuk dalam rangkaian acara labuhan Merapi. Seusai menyaksikan pementasan wayang kulit, sekitar pukul 05.00 WIB, satu per satu warga mulai melakukan perjalanan dari Kinahrejo menuju Pos I Srimanganti. Untuk sampai ke lokasi labuhan, warga harus menempuh perjalanan menaiki lereng Gunung Merapi sekitar 1,5 jam.

"Saya sengaja tidak berjalan bareng rombongan kirab, biar bisa lebih dulu sampai di atas," terang Sastro Subroto (53), warga kepulauan Riau. Meski harus berjalan dengan menggunakan alat bantu (tongkat) dan harus dipapah oleh dua warga, hal itu tidak menyurutkan niat pria yang sudah 1 tahun tinggal di Yogya ini untuk sampai ke Srimaganti.

Sama halnya dengan Trisno Sudarmo (65), warga Sewon Bantul. Tubuh rentanya pun tak bisa menahan hasrat untuk sampai pos I. Satu demi satu tanjakan di Lereng Merapi yang terjal ditaklukannya meski sering kali berhenti untuk sekadar menarik nafas.

"Dua kali ini saya mengikuti acara labuhan. Mosok kalah sama anak muda, saya juga pasti sampai di atas dan ikut upacara labuhan," tandasnya sambil mengusap peluh yang membasahi kerut-kerut wajahnya.

Trisno mengungkapkan, sudah sejak hari Minggu sore, ia dan temannya berada di Kinahrejo. Selain untuk ikut melestarikan budaya, ia mengaku ingin mendapatkan sesaji yang dipercaya bisa menjadi berkah keselamatan dan rezeki.

Menurutnya, perjalanan menapaki lereng Merapi yang berat dan melelahkan bisa dimaknai bahwa setiap manusia yang ingin meraih kesuksesan harus bekerja keras dan tak gampang menyerah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tepat pukul 08.30 WIB rombongan kirab labuhan sampai di Srimaganti. Para abdi Dalem Karaton Ngayogyokarto Hadiningrat dan warga secara khikmad mengikuti jalannya prosesi labuhan Merapi yang dipimpin juru kunci Merapi Mas Kliwon Surakso Hargo yang merupakan putra almarhum Mbah Marijan.

Seusai mengucap doa, para abdi dalem lantas membagikan Sego Gurih Ayam Ingkung kepada para warga yang sudah menunggu sejak awal acara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.